Marak Berita Hoaks di Medsos, Polda Sultra Bidik Akun Palsu

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Pol Iriyanto, meminta kepada masyarakat untuk bijak dalam menyaring informasi hoaks yang banyak beredar di media sosial (Medsos).

Menurutnya, informasi hoaks yang saat ini marak terjadi berkaitan dengan pemilhan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg).

“Moment ini memang paling rawan terjadi penyebaran informasi hoaks. Karena media sosial dianggap sebagai salah satu instrumen untuk menjatuhkan lawan politik dengan cara menyebar informasi bohong, fitnah, black campaign, atau hoaks,” ujar Iriyanto di hadapan awak media saat menggelar acara cofee moorning di Mapolda Sultra, Rabu (26/9/2018).

Menyikapi hal tersebut, lanjut Iriyanto, Polda Sultra dan jajarannya telah mengerahkan tim Cyber yang ditugaskan secara khusus untuk mendeteksi maupun melacak pelaku penyebaran hoaks.

“Di Medsos ini tidak hanya informasi hoaks saja yang beredar, tetapi ada banyak pengguna Medsos seperti facebook yang menggunakan akun paslu. Inilah ruang rawan keberadanya. Kendati demikian, kepolisian tidak tutup mata, mereka terus bekerja melakukan patroli di Medsos. Jika ditemukan terkait seperti kasus di atas, maka pelaku penyabar informasi itu akan kita proses sesuai pasal yang berlaku,” tegasnya.

Jendral polisi bintang satu ini, menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi terhadap keberadaan informasi maupun berita yang mengandung unsur hoaks.

“Kita mengajak masyarakat untuk bersinergi dengan kepolisian agar, bijak dalam menyerap informasi dan melakukan pencegahan agar berita hoaks itu tidak menjadi bola panas. Tentunya kita menginginkan Sultra tetap kondusif dalam memyambut Pilpres mupun Pileg mendatang. Harapannya, mari kita bersama-sama mejaga kestabilan situasi kamtibmas dengan mengendalikan informasi yang dapat memicu konflik,” imbuhnya.

Laporan: Wayan Sukanta
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.