Maret 2017, Inflasi Kendari Turun 0,25 Persen

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Inflasi selama bulan Maret 2017 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mencapai 0,24 persen atau turun dibanding Februari 2017 sebesar 0,49 persen.

Menurut Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, Suryanti Toar, dari 82 kota yang menghitung indeks harga konsumen (IHK), 49 kota tercatat mengalami inflasi dan 33 kota tercatat deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke dengan 1,24 persen dan inflasi terendah terjadi di kota Tembilahan dan Banjarmasin dengan 0,01 persen,” terangnya, Senin (3/04/2017).

Dikatakannya, perhitungan indek konsumen di Sultra selain Kota Kendari mengalami inflasi 0,24 persen. Misalnya Kota Baubau mengalami inflasi 0,02 persen.

yamaha

BPS Sultra mencatat, deflasi di Kota Kendari disebabkan oleh kelompok bahan makanan, seperti ikan segar, ikan diawetkan, telur, susu dan lainnya. 

Sementara kelompok pengeluaran yang menyumbang positif sehingga mengalami deflasi adalah kelompok pendidikan, rekreasi, olahraga, transportasi, komunikasi dan kelompok jasa keuangan.

“Kita berharap perubahan indeks berbagai komoditi akan lebih baik seiring adanya kecendrungan para pelaku usaha yang menilai perkembangan ekonomi lebih baik dibanding dengan tahun sebelumnya,” tutupnya.

Laporan: Nova Aliza

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.