Iklan Clarion

Mati Mesin di Laut, Kapal Wisatawan Festival Pulau Bokori Dievakuasi SAR

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Mengalami mati mesin, kapal yang ditumpangi peserta  Fishing Tournament harus dievakuasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Kendari. Musibah yang dialami peserta Fishing Tournament yang merupakan bagian dari agenda Festival Pulau Bokori ini, terjadi Minggu, (30/10/2016) sekitar pukul 19.55 Wita.

Berdasarkan informasi yang diterima SULTRAKINI.COM dari Kantor Basarnas Kendari, peristiwa tersebut dilaporkan salah seorang peserta Fishing Tournament, Faisal (32) bahwa kapal (Longboat) yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di Perairan Utara Pulau Saponda Laut.

Menerima laporan tersebut, Tim Evakuasi Basarnas Kendari langsung menuju Tempat Kejadian Musibah (TKM) menggunakan kapal cepat jenis RIB atau Rigid Inflatable Boat sekitar pukul 20.05 Wita untuk melakukan evakuasi.

Sekitar pukul 22.26 Wita, Tim Evakuasi Basarnas berhasil menemukan kapal yang digunakan peserta Fishing Tournament dalam keadaan selamat. Selanjutnya, kapal beserta penumpangnya yakni Syawal (27), Faisal (32), Bahar (48) serta Andi Rustam (49)

langsung mengevakuasi ke menuju Pulau Bokori.

Selain mengevakuasi musibah yang dialami Wisatawan Festival Pulau Bokori tersebut, Tim Basarnas Kendari juga melaporkan telah melakukan penyelamatan kapal yang mengalami musibah di laut, Sabtu, (29/10/2016) sekitar pukul 18.40 Wita.

Dilaporkan, Pusat Komunikasi Basarnas Kendari menerima informasi dari Aswan, seorang pekerja di Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Kendari bahwa kapal Nelayan KM Cahaya Abadi 01 GT 06 mengalami mati mesin diantara Pulau Hari dan Tanjung Tiram, Sabtu (29/10/2016) sekitar pukul 17.45 wita.

Namun naas, kapal yang di Nakhodai Nasir (41) ini bermuatan enam orang bergerak dengan rute Kendari menuju perairan Moramo untuk mencari ikan ini mengalami mati mesin.

Sekitar dua jam sejak dilaporkan, yakni pukul 20.00 Wita Tim Evakuasi Basarnas Kendari yang menurunkan 10 personil menggunakan RIB berhasil menemukan KM tersebut di Sekitar Perairan Moramo dalam keadaan selamat.

Seluruh penumpangnya yang berada di kepal yakni Nasir (41), Anto (40), Nasrul (18), Ardi (18), Ipul (33), serta Agus (34) langsung dievakuasi.

Sementara itu, Tim Evakuasi Basarnas Wakatobi juga melaporkan telah melakukan penyelamatan atas musibah yang terjadi, Minggu (30/10/2016) pagi di Perairan Wakatobi sekitar pukul 08.20 Wita.

Dilaporkan Kantor SAR Wakatobi menerima info dari seorang anggota kepolisian yang bertugas Polsek Wanci, bahwa sebuah kapal jenis longboat mengalami patah as kemudi pada pukul 08.11 Wita, di Perairan Karang Kapota yang berjarak kurang lebih 13 Mil dari Pulau Wanci.

Atas laporan tersebut, Tim Evakuasi Basarnas Wakatobi menggunakan RIB langsung menuju ke TKM untuk melakukan pencarian dan pertolongan. 

Sekitar pukul 09.35 wita TIM SAR Wakatobi menemukan kapal yang mengalami musibah tersebut dan langsung mengevakuasi delapan orang penumpangnya ke pelabuhan Wanci. Kedelapan orang yakni Arsat (42), Umar (35), Mulyono (48), Ade (29), Raja Anggi (39), Kasiadi (50), Ruslan (32) serta Jufri (29) dalam keadaan selamat.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.