Mau Pintar Fotografi? Hariandi Hafid Punya Tipsnya yang Dibagikan di Forum Milenial Kreatif Kendari

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Freelance photojournalist & documentary asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Hariandi Hafid mengapresiasi terselenggaranya Workshop Ekonomi Kreatif Sub-Sektor Media yang merangkul kalangan milenial di Kota Kendari. Ia juga membagi pengalaman serta melatih peserta untuk menghasilkan karya lewat bidikan kamera.

Hariandi mengatakan, workshop sekaligus pelatihan kepada milenial terpilih pada Forum Milenial Kreatif tersebut, selain membantu meningkatkan kapasitas milenial dalam hal kemampuan menulis dan fotografi, milenial juga bisa belajar memanfaatkan media sosial untuk mempublikasikan karya-karya yang berkualitas.

“Respon saya sangat positif, seperti pelatihan begini, karena semangat membantu kaum milenial sendiri meningkatkan kapasistas mereka di era sekarang ini. Agenda sekarang kan seperti itu, lebih banyak kemampuan visual, kayak pemanfaatan media sosial, website itu penting. Apalagi saya lihat antusias para peserta mengikuti pelatihan ini sangat besar,” ucap pria yang karyanya masuk The 1st and 2nd winner in Oxfam Environment Photo Competition, Kamis (10/12/2020).

Di hari ketiga kegiatan ini, Hariandi Hafid ikut memberikan materi dalam workshop teknik fotografi wisata. Banyak karya-karya hasil jempetannya memukau para peserta, termasuk foto-foto yang mengantarkannya memenangkan sejumlah kompetisi nasional hingga internasional. Peserta seolah diajak ikut berkarya lewat lensa.

Menurut Andi, panggilan kecilnya itu, kamera terbaik adalah yang kamu punya, foto bagus itu yang kamu suka, ingin foto bagus? Fotolah, ingin dapat foto bagus? Bacalah mulai dari manual book yang berisi spesifikasi kamera. Satu hal tidak ketinggalan adalah banyak-banyak memotret untuk mengasah kemampuan.

Hariandi Hafid. (Foto: Dok.Sultrakini.com)

Untuk visual yang baik, peserta diberikan tips menerapkan konsep EDFAT ketika hendak memotret. EDFAT singkatan dari Entire, Detail, Frame, Angle, dan Time.

“Fotografi itu bahasa visual, jadi ketika teman-teman ingin mempelajari suatu bahasa pasti hal yang paling pertama dipelajari itu adalah kosa kata. Sama dengan fotografi, ketika teman-teman ingin mempelajari fotografi mulai dari kosa kata atau bahasa visual dulu, yaitu dasarnya dengan melihat gambar-gambar bagus. Memperkaya visual dan memperbanyak praktik,” tambahnya.

Workshop yang dihadiri 29 orang milenial terpilih dari sejumlah perguruan tinggi dan sekolah itu merupakan rangkaian Workshop Ekonomi Kreatif Sub-Sektor Media yang berlangsung selama tiga hari mulai dari 8 Desember lalu di Kota Kendari.

Kegiatan ini juga live streaming hasil kerja sama Dinas Pariwisata Provinsi Sultra dengan Lulopedia.TV. (B)

Laporan: Mahatma Adnan Nuari
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.