Menanggapi Tensi Politik di Pilkada Wakatobi, AMPG Seruhkan Pilkada Damai

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Dalam tahapan kampanye calon bupati dan wakil bupati Wakatobi, tensi politik terus naik. Terlebih adanya gesekan di antara pendukung dua kubu pasangan calon.

Sebelumnya, dikabarkan adanya gesekan antara Anggota DPRD Wakatobi Fraksi Golkar, Haerudin Buton dengan tim pemenang pasangan calon kepala daerah Haliana-Ilmiati Daud (HATI) di Pulau Binongko, Kabupaten Wakatobi. Meski berakhir damai, hal ini menuai respon dari sejumlah pihak, salah satunya Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Wakatobi, Ahmad Billfaqih.

Ahmad Billfaqih mengatakan, semua tim pemenangan maupun pendukung dua paslon untuk berpolitik santun dan damai. Sebab, pesta demokrasi lima tahun sekali ini perlu disambut meriah dan bahagia di tengah-tengah masyarakat. Bukan malah dicederai dengan kekerasan, hoaks atau bentuk lainnya.

“Mari semua elemen masyarakat-baik tim maupun pendukung agar kita berpolitik santun dan damai. Jangan pilkada ini membuat kita semua bercerai berai dan bermusuhan,” ucapnya, Kamis (8/10/2020).

(Baca: Pendukung Paslon di Wakatobi Sempat Bersinggungan, Haerudin Buton-Hasan Berujung Damai)

yamaha

Pilkada Wakatobi 2020, lanjutnya, sebaiknya disambut dengan bahagia dikarenakan momen tersebut menjadi agenda memilih kepala daerah untuk lima tahun ke depan.

“Jangan pilkada ini buat kita anak bangsa bermusuhan,” tambahnya.

Persoalan dugaan tindakan kekerasan yang dialami politisi Partai Golkar, Haerudin Buton akan mencederai nilai demokrasi yang ditata dengan baik.

“Kedua paslon melakukan deklarasi pilkada damai, harusnya tim dan pendukung juga ikut berdamai di lapangan, jangan bermusuhan,” ujarnya.

Ia berharap, apabila terjadi pelanggaran selama pilkada, tim maupun pendukung paslon segera melapor ke pihak berwenang guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, serta mencegah suasana politik semakin memanas. (C)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.