Mencari Tanda Baca

di balik rimbun hutan hujan tak terjamah
di sela-sela semak yang terbakar tinggal remah
di belakang tirai panggung gemerlapan
di depan pintu ruang tamu kediaman.

di setiap dialog drama yang kubaca
di antara baris kalimat buku dalam almari
di akhir susunan perintah penuh dusta
di hadapan ratusan orang dalam demonstrasi.

Aku mencari tanda tanda koma
di tempat duduk sebuah teater legendaries
di setiap hembusan nafas para pekerja yang berbaris
di kasur tempat aku melepas penat
di sebuah lorong rumah sakit berbau obat.

di sebuah pemakaman rindang yang sunyi
di sekeliling tawa penuh gembira tim pemenang
di air mata sebuah hubungan yang diakhiri
di tengah hening sebuah ruang yang terang.

Yang dicari kemana-mana seperti hanyut
maka kualihkan pencarian tersebut
ke sela-sela jemariku
ke dalam ruas-ruas benakku.

Februari 2016

Penulis bernama Achmad Hidayat, kadang menggunakan nama pena Achmad Hidayat Alsair.Sekarang tengah berkuliah di Universitas Hasanuddin, Makassar. Selain sibuk dengan tugasdosen dan berdiskusi mengenai apapun, penulis juga hobi menuangkan hal-hal yang melintas di pikirannya ke atas kertas. Yang terbaru, salah satu karyanya tergabung dalam antologi puisi “Ketika Tubuhmu Menjadi Mawar” (Sabana Pustaka, 2016).
 

085756690743

[email protected]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.