000 HPN Prov

Mencuat Korban PCC, Dikmudora Kendari Koordinasi Kepala Sekolah

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Korban penyalahgunaan PCC di Kota Kendari tak hanya kalangan dewasa dan orang tua. Kabar yang menghebohkan beberapa hari belakangan ini, juga menyeret kalangan anak-anak usia sekolah. Dalam mengambil peran penguatan lingkungan sekolah memberikan pendidikan dan perlindungan, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Kendari juga mengambil langkah pencegahan melalui koordinasi bersama para kepala sekolah di daerah tersebut.

“Kami akan menghimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk berkordinasi kepada orang tua siswa, agar ketika pulang dari sekolah dapat di awasi,” kata Pelaksana Tugas Dikmudora Kota Kendari, Sartini Sarita, Jumat (15/9/2017).

Koordinasi pihaknya mulai dilaksanakan Senin, 18 September 2017, guna membahas ketertiban dan pencegahan penyalahgunaannya kepada siswa selama berada di lingkungan sekolah. Termasuk mengontrol keberadaan kantin sekolah sebagai slaah satu lokasi siswa bebas berinteraksi dengan rekan-rekannya dan penjual setempat.

“Saya juga menghimbau kepada seluruh orang tua siswa Kota Kendari, mengawasi dan komunikasi dari hati kehati kepada anak, agar anak kita tidak menjadi korban,” tambah Sartini.

Kabar jatuhnya korban PCC mulai terjasi Rabu (13/9) malam. Para penggunanya tiba-tiba beralusinasi, berlagak seperti orang kurang waras, tak sadarkan diri, bahkan mendinggal dunia. Banyaknya korban PCC tersebar di lima rumah sakit termasuk Rumah Sakit Jiwa Sultra.

(Baca: Korban Obat PCC Kini 64 Orang, BNN: Masih Ada yang Belum Sadar)

(Baca juga: Kasus PCC di Kendari, 8 Tersangka Diciduk, Dua Apoteker)

Laporan: Firmansyah Asapa

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.