Iklan Clarion

Mengenal Sosok ADP-Sul yang Mampu, Bersih, Merakyat

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Adriatma Dwi Putra ST, lahir di Kendari pada 28 Mei 1989. Pria yang akrab dengan panggilan ADP ini, merupakan putra bungsu Walikota Kendari dua periode, Dr. Ir. Asrun dan ibunya bernama Sri Yastin.

Meski berasal dari suku Tolaki, ADP sejak kecil dibesarkan dalam lingkungan heterogen yang akrab dengan suasana pemerintahan. Ia juga akrab dengan berbagai komunitas pemuda di Kota Kendari. Pernah menjabat sebagai Wakil Ketua KNPI Sultra pada periode 2012-2015. 

Karena memiliki pergaulan luas baik di daerah maupun tingkat nasional, ADP kerap menghadiri kegiatan nasional mewakili Sulawesi Tenggara. Pengalaman memimpin organisasi kepemudaan menjadikan ia digadang-gadang jadi tokoh muda nasional di masa yang akan datang.

ADP tak hanya menapak karir organisasi di daerah. Di tingkat pusat, tahun 2011-2012 ia diberi amanah Wakil Bendahara Umum DPP Barisan Muda PAN. Lalu pada 2012 ia menjadi Ketua Umum Barisan Muda PAN Sulawesi Tenggara sampai periode 2017.

Alumnus Fakultas Teknik UNPAR Bandung ini, menikah dengan dr. Hj. Siska Karina, putri dari mantan Bupati Konsel, H. Imran. Pernikahan dengan konsep pesta rakyat menjadi perhatian luas masyarakat Kota Kendari. Bahkan dihadiri oleh tokoh nasional yakni Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan.

ADP saat ini menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2014-2019. Ia menjadi anggota legislatif termuda dan terpilih dengan perolehan suara terbanyak di Sultra. 

Selama di DPRD Sultra, ia dipercaya sebagai Ketua Komis E. Lalu pada tahun 2015, dengan sangat mengejutkan ia dipercaya menjadi Sekretaris Umum PAN Sultra, sebuah posisi politik yang kuat dan diperebutkan banyak orang. 

Dalam pemilihan Walikota Kendari 15 Februari 2017 mendatang, ia menggandeng Sulkarnain Kadir, SE (SUL) sebagai calon Wakil Walikota Kendari.

Pria kelahiran Kendari 4 Maret 1978 ini, berasal dari keluarga Bugis. Menikah dengan Sri Lestari, S.Pd, M.Si, yang aktif sebagai guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 4 Kendari.

Putra dari H. Abdul Kadir S dan Hj. Nurhayati itu, menempuh pendidikan di Kendari mulai dari SDN 3 Mandonga, kemudian SMPN 1 Kendari, lalu masuk SMAN 1 Mandonga.

Bakat kepemimpinan sudah nampak jelas sejak duduk di bangku SMA. Sulkarnain terpilih menjadi Ketua OSIS SMAN 1 Mandonga periode 1994-1995. Ia juga aktif dan pernah memimpin Ikatan Remaja Muhamadiyah tahun 1996-1998. Kemudian menjadi Sekretaris Umum Pengurus Wilayah IRM Sultra tahun 1998-2000.

Di kampus, mental kepemimpinan kian berkembang. Ia tercatat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi Unhalu. Tahun 1999-2000 ia terpilih menjadi Ketua Komisi Ekonomi Majelis Perwakilan Mahasiswa Unhalu.

Sejak kecil Sulkarnain Kadir bercita-cita menjadi pengusaha muda. Terbukti pada saat SMA, ia telah memiliki semangat berwirausaha. Tahun 1996-1998 ia bekerja sebagai marketing di perusahaan properti PT Wahana Prima Abadi. Bahkan di usia yang sangat muda, ia menjabat Ketua Bidang Organisasi REI Sulawesi Tenggara tahun 1999-2001.

Tahun 2001-2002 ia menjadi staf Auditor di Kantor Akuntan Publik Blasius Mangande. Tahun 2002-2004 ia bekerja pada bagian Accounting dan Keuangan di PT. Sarana Sultra Ventura.

Karirnya makin melejit pada tahun 2000-2004, ia menjadi Direktur PT Aza Tata Citra. Selanjutnya tahun 2007-2010 ia menjadi Direktur PT Citra Karya Kendari.

Ia juga merambah bisnis olahraga dan menjadi owner Hikmah Futsal Sejahtera sejak tahun 2010 sampai sekarang. Kemudian di tahun yang sama, menjadi Komisaris Utama PT Brilian Mandiri Investa. Lalu sampai sekarang, ia menjadi direktur PT Mitra Mandiri Sejahtera Indonesia.

Rentetan panjang pengalaman binisnya, mengantarkan ekonom ini sejak tahun 2010 sampai sekarang terpilih menjadi Ketua Umum Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia (JPMI) Wilayah Sultra. Serta menjabat Wakil Ketua Kadin Bidang Keuangan dan Perbankan Sultra untuk periode 2015-2020.

Karir politik Sulkarnain dimulai pada 2002-2004, sebagai Bendahara Umum DPW PKS Sultra. Tahun 2005-2010 ia dipercaya sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah PKS Kota Kendari. Keterlibatan di dunia politik mengantarkannya menjadi anggota DPRD Kota Kendari Periode 2004-2009.

Sepak terjangnya di DPRD Kendari cukup diperhitungkan. Dibuktikan dengan menjadi Ketua Komisi B DPRD Kota Kendari. Sejak tahun 2010 sampai sekarang ia masih diamanahkan sebagai Ketua Umum DPD PKS Kota Kendari.

Pasangan ADP-SUL mengusung tagline Mampu, Bersih, Merakyat. Dengan Visi Menjadikan Kota Kendari Inspirasi Pembangunan Kota Berbasis Ekologi dan IT. 

Misinya adalah, meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan masyarakat, pengembangan potensi ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan kawasan Teluk Kendari.

Pasangan ADP-SUL bertarung di Pilwali Kota Kendari atas dukungan Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Bulan Bintang (PBB), serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Serta Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.