Iklan Clarion

Mengupayakan Arus Mudik Lebaran Wilayah Sultra Aman dan Lancar

SULTRAKINI.COM: KOLAKA – Kepala Balai Pengelola Tranportasi Darat wilayah XVIII Kementerian Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, Benny Nurdin memastikan mudik lebaran 1440 Hijriah aman dan lancar.

“Mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Idul Fitri, kita hari ini menggelar rapat untuk memastikan seluruh stakeholder terkait terkhusus pelabuhan penyeberangan Kolaka dapat menjalankan tugas angkutan lebaran dengan baik,” ujar Benny Nurdin, Rabu (22/5/2019).

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Rapat yang dimaksud Benny, yakni rapat bersama pihak kepolisian, ASDP, P2P KKP, Basarnas, Jasa Raharja, dan Kodim 1412 Kolaka di Pelabuhan Penyeberangan Kolaka membahas arus mudik tahun ini.

Langkah-langkah akan ditempuh terkhusus angkutan laut dengan menambahan perjalanan apabila diperlukan sebagaimana kondisi lapangan.

“Extra trip kita akan lakukan, tetapi melihat dan menganalisa kondisi di lapangan. Kita berharap penumpukan penumpang yang biasa terjadi di pelabuhan tidak terjadi lagi,” lanjutnya.

Di satu sisi, pengawasan terhadap arus mudik tetap menjadi perhatian utama, khususnya bagi operator dan pengawas di pelabuhan tidak memainkan daftar jumlah penumpang. Jika ditemukan, tentu diberikan sanksi tegas.

“Jangan sampai kapasitas penumpang hanya 278 ditambah sampai 350, ini terkait aspek keselamatan dan keamanan pelayaran karena ini yang terpenting,” tambahnya.

Benny mengimbau, masyarakat bisa menjadi pemudik cerdas saat mudik lebaran. “Cerdas dalam artian pergerakan untuk mudik bisa diatur, jangan satu atau dua hari menjelang lebaran baru mau mudik, itu yang menyebabkan penumpukkan,” sambungnya.

Berikut tips mudik bareng asyik dan lancar ala Benny Nurdin Yusuf.

1. Manfaatkan arus muduk secara cerdas, pilihlah angkutan umum yang benar-benar safety/keselamatan dan ditempeli ramp chek atau pemeriksaan kelayakan kendaraan;
2. Pilihlah kapal yang memenuhi standar-standar keselamatan, kelengkapan pelampung, dan skoci;
3. Disarankan jangan menggunakan kendaraan roda dua karena rawan kecelakaan, tetapi apabila harus menggunakan motor jangan kelebihan muatan;
4. Tetap perhatikan aspek keselamatan.

Laporan: Zulfikar
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.