SULTRAKINI.COM: Diprediksi dalam beberapa tahun kedepan pola perkuliahan di tanah air akan bergeser ke basis teknologi informasi. Hal itu membuat Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Natsir tengah memperisiapkan Peraturan Menteri terkait digital learning di Indonesia.
Menristekdikti Siapkan Permen Atur 'Digital Learning'
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Natsir. (Foto: Antara)

Dalam sambutannya di acara malam Anugerah Kemahasiwaan 2017, Natsir memprediksi sistem perkuliahan di kampus akan mulai ditinggalkan. Jumlah mahasiswa yang datang ke kampus akan berkurang 50 persen. Hal ini terkait sistem perkuliahan daring akan semakin diminati.

"10-15 tahun ke depan kampus kita bisa jadi museum. Akan hilang mahasiswanya secara fisik," kata Natsir di Hotel Atlet Century, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu 6 Desember 2017.

Natsir sadar kemajuan sistem perkuliahan daring tak bisa dihindarkan. Karena itu, Kemenristekdikti sedang mempersipakan Peraturan Menteri mengatur sistem perkuliahan daring. "Saya sudah siapkan Permen terkait masalah digital learning kedepan," ujarnya.

Dalam mempersiapkan Permen ini, Kemenristekdikti berdiskusi bersama pemilik situs dan aplikasi ruangguru.com. Situs ruangguru.com salah satu aplikasi sistem digital learning yang saat ini memiliki 5,1 juta peserta.

"Hampir sama jumlah mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia. Kedepannya akan terjadi seperti itu. Mahasiswa sudah dimana-mana sehingga disebut classroomless. Maka dalam digital learning harus kita antisipasi," pungkasnya.


Sumber: metrotvnews.com

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations