Menteri PMK RI: Anugrah Kebudayaan Mencerminkan Kepribadian Bangsa

SULTRAKINI.COM: BANJARMASIN – Menteri PMK RI, Muhadjir Effendi, mengapresiasi anugerah kebudayaan untuk bupati/wali kota yang diselenggarakan PWI Pusat. Kata dia, pembangunan kebudayaan mencerminkan kepribadian bangsa.

“Manusia adalah satu-satunya mahluk di muka bumi yang bisa berbudaya. Sebab manusia memiliki akal budi,” jelas Muhadjir pada acara dialog kebudayaan bersama 10 bupati dan walikota penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat di Hotel Mercure Banjarmasin, Jumat (7/1/2020).

Menurutnya, letak budaya berada dalam alam pikiran setiap orang. Budaya lahir dari individu dan terbangun secara kolektif.

“Kunci nilai budaya itu apa?, Kuncinya adalah toleransi. Dengan toleransi maka akan melahirkan rasa saling menghargai dan menghormati,” katanya.

Sementara itu Ketua Dewan Pers, Moh. Noeh, menyambut baik pendekatan budaya yang dicanangkan PWI Pusat. Menurutnya, budaya mencari titik persamaan bukan perbedaan.

“Kalau ruang kesamaan telah terbentuk maka apapun bisa diselesaikan dengan baik. Mencari persoalan menjadi jawaban bukan mencari jawaban untuk dijadikan persoalan,” katanya.

Fortune

Dalam kesempatan ini pula, Moh. Noeh memberikan ucapan selamat kepada 10 bupati wali kota penerima penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat.

Sementara, Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari, mengatakan anugerah kebudayaan ini akan diselenggarakan setiap tahun. Ia menilai bila bangsa ini dibangun dengan budaya maka bangsa akan berbudaya.

“PWI mencintai budaya. Kami ingin menciptakan kebudayaan yang berkepribadian seperti yang diutarakan Soekarno. Kita harus bangun bangsa dengan pendekatan budaya,” katanya.

Untuk diketahui, sembilan bupati wali kota di Indonesia mengikuti dialog Anugerah Kebudayaan PWI Pusat sebagai rangkaian Hari Pers Nasional (HPN).

Selain 10 bupati wali kota penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, dialog ini juga dihadiri langsung Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendi Ketua Dewan Pers Moh. Noeh, Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari, Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat seniman, budayawan, akademisi, pecinta kebudayaan, serta wartawan seni budaya peserta dialog kebudayaan.

Laporan: Muhammad Shabuur
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.