Menunggu Babak Pertama "Pertarungan" Tafdil Vs Masyhura

SULTRAKINI.COM : BOMBANA – Pilkada Kabupaten Bombana akan dihelat Februari 2017 mendatang. Tapi para kandidat bakal calon (Balon), mulai ramai bermunculan. Entah kampanye melalui media sosial, pemasangan baliho dan stiker, hingga beberapa nama mulai nampak mensosialisasi diri ditengah masyarakat.

 

Diantara para balon yang maju, yang menarik dan menyedot perhatian publik adalah persaingan antara Bupati Bombana H.Tafdil dan wakil Bupati Bombana Hj. Masyhura Ilah Ladamay.

 

Dua figur yang sama-sama berasal dari kader Partai Amanat Nasional (PAN) ini resmi bertarung, setelah keduanya nyatakan diri berpisah alias tidak berpasangan lagi, menuju perhelatan Pilkada Bombana 2017.

 

Tak ayal publik pun menanti, kepada siapa pintu PAN Bombana berlabuh? Inilah yang dikatakan beberapa pengamat politik di Bombana bahwa, keduanya bakal \”perang\” sebelum pilkada. Merebut pintu PAN laksana pertarungan babak pertama, persaingan antara Tafdil dan Masyhura menuju balon bupati Bombana.

 

Bahkan sebelum itu, kesan saling gesek diantara keduanya, mulai tampak saat penjaringan bakal calon dibeberapa partai politik diluar Partai PAN. Diantaranya penjaringan bakal calon untuk partai Golkar, Gerindra, Demokrat, PKS, Nasdem hingga Hanura. Selalu melibatkan persaingan diantara kedua figur tersebut.

 

\”Sinyal ini, seolah memberi gambaran bahwa kedua figur ini siap bertarung. Artinya, jika salah satunya mampu merebut pintu PAN, maka figur yang kalah dari itu, akan melawan dengan kenderaan diluar partai PAN,\” tutur Muhamad Anis salah satu pengamat politik di Bombana.

yamaha

 

Menurut Direktur Jaringan Advokasi Kebijakan Publik Bombana ini, persaingan kedua figur diluar partai PAN tersebut, masih tergolong adem ayem alias biasa-biasa saja. Namun yang dahsyat nanti kata dia, ketika menunggu pertarungan merebut pintu PAN.

 

Sebab menunggangi pintu PAN di pilkada Bombana 2017 nanti, sambung Anis merupakan modal besar. Apalagi partai ini mampu menyabet sembilan kursi pada Pilcaleg 2014 lalu. \”Yang dasyat itu ketika siapa yang berhak merebut pintu PAN di pilkada nanti. Ini yang menarik untuk ditunggu publik. Sebab diperebutan pintu itu bakal seru, pertarungan bakal All Out. Disitu bisa jadi akan muncul gengsi terkait kader yang paling layak untuk diusung menurut versi PAN. Karena jelas sekali, rekomondasi partai itu amat bernilai bagi figur. Selain untuk kenderaan politik untuk maju di pilkada, juga menyangkut gengsi, citra hingga jualan politik kedepan nanti,\” jelas Anis.

 

Sementara itu, Sekretaris PAN Bombana Johan Salim, masih enggan memberi komentar terlalu jauh, terkait persaingan dua kader PAN tersebut. \”Bukankah hal seperti itu biasa-biasa saja di dunia politik. Bahkan yang kami inginkan itu, semua yang calon Bupati Bombana 2017 nanti, adalah kader-kader PAN semua,\” tandasnya.

 

Anggota DPRD Kabupaten Bombana ini cuma memberi sinyal bahwa kandidat yang menggunakan pintu PAN nanti, akan disurvei secara internal. \”Yang jelas partai kami punya aturan main terkait ini. Punya mekanisme tersendiri, sebelum lahirnya dukungan itu. Setidaknya, setiap kandidat akan disurvei,\” tukas Johan belum lama ini.

 

Johan ikut mengerucutkan sinyal bahwa, kemungkinan besar Parpol PAN akan digunakan buat kader PAN yang potensial. Kendati masih ditutup-tutupi, tapi jelas arah kader PAN potensial itu, bisa tertuju kepada dua nama, yakni Bupati Bombana H. Tafdil yang juga sebagai ketua Dewan pimpinan Daerah (DPD) PAN Bombana dan Hj. Mashura Ila Ladamay, wakil Bupati Bombana yang kini sebagai ketua Badan pemenang pemilu untuk Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawesi Tenggara.

 

Sejak pilkada 2011 silam, keduanya berpasangan. Namun menyambut pilkada 2017 mendatang, mulai \”bertolak belakang\”.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.