Paud pemprov atas

Motor Hasil Curanmor Dipinjam Pakaikan Kepada Pemiliknya

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Setelah berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor yang diungkap jajaran Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sultra, beberapa orang pemilik kendaraan bermotor yang menjadi korban mendatangi Polda Sultra untuk mengecek keberadaan kendaraan milik mereka.

Kendaraan tersebut ada yang sudah berubah warna dan dimodifikasi khsusus oleh para tersangka curanmor demi menyamarkan hasil curian mereka.

(Baca: Lagi-lagi Mahasiswa UHO Terlibat Sindikat Curanmor)

Salah Seorang Pemilik Motor, Muhammad Saidi, mengaku senang motornya bisa ditemukan oleh kepolisian. Diceritakannya, tersangka curanmor masuk ke dalam rumahnya di Kelurahan Bonggoeya, depan kampus Universitas Muhammadiyah Kendari. Tersangka bahkan mengambil sendiri kunci motor miliknya yang tergantung.

“Saya senang pak, motor ini hasil dari jualan jagung,” katanyanya, saat menceritakan kronologi hilangnya motor itu di Mapolda Sultra, Rabu (19/4/2017). 

Serupa dengan Saidi, Novita Seorang Mahasiswi Institut Agama Islam Negeri Kendari, juga kehilangan motor tepat dua bulan lalu di rumahnya Perumahan BTN Medibrata, Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Motor metik miliknya, kini berubah warna menjadi biru dari warna aslinya, yaitu putih.

“Waktu itu hilangnya malam, di depan rumah padahal saya sudah tutup pagar,” ungkapnya.

Kepala Bidang Humas Polda Sultra, AKBP Sunarto, mengatakan kepada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotor untuk segera melakukan pengecekan di kantor polisi terdekat dengan membawa bukti kepemilikan kendaraan masing-masing guna pengcocokan nomor mesin dan nomor rangka.

“Jadi ini saya pinjam pakaikan, kami mohon kepada pemilik agar jangan merubah dulu warna motornya untuk kepentingan proses penyelesaiannya kasus ini. Jika suatu waktu dibutuhkan, harap segera datang di Polda Sultra,” pungkas Sunarto.

Laporan: Rian Adriansyah

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.