MTSN 1 Kendari Gandeng BNN Tes Urine pada PPDB

SULRAKINI.COM: KENDARI – Pemberantas mata rantai peredaran narkoba menjadi tanggungjawab bersama bagi dunia pendidikan. Sebagai langkah nyata, Madrasah Tsanawyah Negeri (MTSN) 1 Kendari gandeng dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari melakukan tes urine Penerimaaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018.

Pemeriksaan tes urine kepada Calon Peserta Didik Baru sekolah binaan Kementerian Agama tersebut, digelar di ruang UKS Sekolah oleh  tim BNN Kota Kota Kendari yang dipimpin lansung Kepala BNN Kota Kendari Murniati.

“Alhasil dari pemeriksaan dari 300 peserta didik baru MTsN 1 Kendari melakukan tes urine, dari hasil tes urine ditemukan satu siswa yang dinyatakan positif benzo. Benzo adalah sejenis obat penenang. Namun di dalamnya tidak ada unsur narkotika,” ungkap Murniati,  Sabtu (23/6/2018).

Dikatakannya, pemeriksaan urine merupakan salah satu dari upaya untuk Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Perdagangan Gelap Narkoba (P4GN) yang sedang gencar dilaksanakan oleh BNN Kota Kendari di kalangan remaja, khususnya di lingkungan pendidikan.

“Tes urine ini untuk menciptakan lingkungan pendidikan bebas Narkoba. Narkoba harus kita perangi dari diri dan lingkungan kita sendiri. Mudahan-mudahan sekolah dan madrasah lainnya bisa meniru,” katanya.

Lebih lanjut, Murniati mengharapkan pelaksanan tes urine ini bukan dilaksanakan tingkat kemenag saja tetapi semua sekolah yang ada di Kota Kendari.

Sekolah MTSN 1 Kendari, ini bisa menjadi pelopor memberantas penyalahgunaan Narkoba. Ia juga mengimbau kalangan guru untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak didik sehingga terbebas dari bahaya narkoba untuk mewujudkan Kota Kendari bebas narkoba.

Tes urine merupakan satu syarat untuk menjadi peserta didik baru di madrasah tersebut. ”Pelajar adalah generasi penerus bangsa, sehingga harus benar-benar terhindar dari bahaya berbagai barang haram tersebut,”ujarnya.

Laporan: La Ismeid

Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.