Iklan Clarion

Mubar Terima Mahasiswa KKN UHO Terbanyak, Rajiun: Bantu Kades

SULTRAKINI.COM: MUNA BARAT – Kabupaten Muna Barat kedatangan 671 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Halu Oleo tahun 2018. Jumlah ini merupakan yang terbanyak dibandingkan daerah lain, Kabupaten Muna dan Konawe Kepulauan.

Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada, menerima kedatangan  para  mahasiswa ini di kediamannya, Sabtu (03/2/2018). Kehadiran Mahasiswa KKN Reguler merupakan kali ketiga di Mubar di bawah kepemimpinan LM Rajiun Tumada sebagai Bupati Definitif. 

Peserta KKN UHO tahun ini berjumlah 1.521 mahasiswa, yang disebar di tiga kabupaten di Sultra, 671 orang di Mubar, 400 di Muna, dan 271 di Konawe Kepulauan. Ditambah dosen pembimbing lapangan sebanyak 92 orang khusus untuk di Muna Barat.

Rektor UHO, Prof. Zamrun mengatakan, peserta KKN ini merupakan yang pertama sejak dilantik pada bulan Juli 2017 lalu.

“Muna Barat ini bukan sekedar tempat KKN, tapi Mubar ini tanah kelahiran saya. Untuk itu mari kita kuatkan niat melalui Kuliah Kerja untuk membangun daerah ini agar bisa sejajar dengan daerah lain baik di Sultra maupun di luar Sultra,” kata Zamrun. 

Dia juga berjanji, berkomitmen untuk membangun Mubar unggul dalam pendidikan pesisir dan kelautan, tanpa mengabaikan daerah lain yang ada di Sultra. Mubar, kata dia, masih sangat membutuhkan sentuhan dalam dunia pendidikan.

Menurut Prof Zamrun, Muna barat ini adalah bingkai NKRI, karena di Mubar ada berbagai macam suku, diantaranya Muna, Jawa, Sunda, Bali,  Bugis Makassar,  Bima, dan Buton. 

“‘Kepada adik-adik mahasiswa sekecil apapun institusi, janganlah kita melihat bentuknya tapi lihatlah bagaimana sumber dayanya, jagalah nama baik Universitas Halu Oleo,  seribu kebaikan akan dihapuskan satu kesalahan,  olehnya itu kepada adik adik mahasiswa janganlah sungkan untuk berbuat baik dan menjaga nama baik UHO,  sebagai wujud tanggung jawab sebagai mahasiswa UHO,” kata rektor yang tenar dengan dugaan plagiarisme ini.

Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada, mengucapkan terimakasih kepada Univeraitas Halu Oleo yang telah mendukung perecepatan pembangunan di Kabupaten Muna Barat dengan menempatkan peserta KKN Regulernya.

Mubar ini, lanjut dia, tidak bisa dipisahkan dari Kabupaten Muna karena suku Muna ini terdiri dari empat pilar atau dikenal dengan “fato ghoerano”. Untuk menciptakan Muna Barat yang aman, nyaman dan terkendali, tentu melalui kegiatan seperti ini dapat membangun tanah Muna ini ke arah yang lebih baik. 

Ia berharap kepada seluruh mahasiswa KKN, khususnya jurusan akuntasi, membantu kepala desa dalam urusan administrasi selama berada di Mubar. Karena tidak ia pungkiri, kemampuan para Kades masih minim dalam urusan administrasi.

Kepada ratusan mahasiswa ia juga memperkenalkan akses jalur udara melalui Bandar Udara Sugimanuru.

“Kalau ke Makassar atau Jakarta tidak perlu lagi menyeberang dari Raha ke Kendari untuk naik pesawat,  cukup disini saja. Begitu pula sebaliknya, ” kata Rajiun. 

Pelaksanaan KKN ini akan berlangsung hingga 4 Maret 2018. Rajiun berharap para mahasiswa menyamankan diri di daerah yang diklaim asri dan aman ini.

Laporan: Akhir Sanjaya 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.