Mubar: Tidak Ada UNBK, Naskah Diamankan Polsek

SULTRAKINI.COM: MUNA BARAT – Sebanyak 1.730 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Muna Barat (Mubar) siap melaksanakan Ujian Nasional (UN) 2017.

Ketua Panitia UN tingkat SMP Mubar, Burhanudin mengungkapkan, jumlah tersebut terdiri dari 886 laki-laki dan 844 siswi yang berasal dari 41 sekolah dengan pembagian sejumlah sub rayon.

“Total sekolah penyelenggara UN itu terdiri dari 17 SMPN, 18 Sekolah Satu Atap, enam sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan satu sekolah diantaranya SMP Terbuka 1 Tiworo Tengah,” jelas Burhanudin, melalui sambungan telepon, Senin (1/5/2017).

Sementara untuk sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), di daerah ini belum ada. Penyebabnya menurut Burhanudin, yakni keterbatasan ketersediaan dan penguasaan komputer oleh pihak sekolah dan para siswa.

“Sebenarnya ada beberapa sekolah di wilayah Mubar telah memiliki akses jaringan internet yang cukup bagus untuk diusulkan menyelenggarakan UNBK seperti SMPN 1 Lawa, SMPN 1 Tiworo Tengah dan SMPN 1 Kusambi. Namun terkendala ketersediaan komputer juga penguasaan komputer oleh siswa, maka tidak dapat melaksanakanya,” jelasnya.

Pelaksanaan UN tingkat SMP akan melibatkan sejumlah mata pelajaran, misalnya Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Terkait keamanan dan kerahasiaan naskah soal UN lanjut Burhanudin, pihaknya melibatkan aparat kepolisian dalam hal ini mereka bertindak mengawal dan mengamankan naskah UN di polsek masing-masing. Naskah soal nantinya akan didistribusikan setiap hari selama pelaksanaan UN.

Bahkan sejak berkas UN dikirim menggunakan roda empat dari provinsi, Polres Muna dan para kepala sekolah ikut menyaksikannya.

“Kami sudah distribusikan soal-soal ujian nasional ke masing-masing rayon dengan dikawal aparat polsek. Berkas ujian nasional harus berada di masing-masing Polsek. Hal tersebut untuk menjamin kerahasiaannya dan menjamin keamanan naskah ujian,” ucapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.