Musadar Tak Butuh Lagi PKS?

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Ketidakhadiran Calon Walikota yang saat ini masih menjabat Wakil Walikota Kendari, Musadar Mappasomba, dalam acara yang diadakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menimbulkan spekulasi politik. Pasalnya, dua periode mendampingi Walikota Kendari, Asrun, lahir dari partai berlambang bulan kembar dan padi tersebut.Tidak hanya itu, beredar informasi bahwa saat ini Musadar juga tengah mengumpulkan KTP dukungan dan berniat maju sebagai calon independen dalam perebutan 01 Kendari 2017 mendatang.Saat dikonfirmasi, Ketua DPW PKS Sultra, Sulkhoni menjawab dingin. Menurutnya Musadar memang seharusnya tidak menghadiri acara partai politik.\”Beliau kan PNS (Pegawai Negeri Sipil), jadi seharusnya PNS jangan hadir dalam acara partai politik,\” ujarnya, Minggu (29/5/2016).Terkait pengumpulan KTP yang dilakukan Musadar Mappasomba telah menjadi hak politik yang harus dihormati. \”Kalau beliau memang pengurus partai pasti mendaftar di partai bukan mengumpul KTP, tetapi itu adalah hak yang harus dihormati,\” katanya.Namun demkian, bukan sesuatu yang mustahil jika nantinya Musadar bisa menggunakan PKS sebagai kendaraan politik dalam pertarungan perebutan Calon Walikota Kendari. Apalagi PKS selalu membuka diri bagi semua kandidat calon walikota.\”Kita selalu menghormati beliau (Musadar). tetapi jika nantinya tampil Pilwali berarti harus mundur dulu dari PNS, kita tunggu sajalah,\” tutupnya.

Hingga kini belum ada pernyataan Musadar tentang pencalonannya sebagai Walikota Kendari dari PKS, maupun hubungannya dengan partai yang mengusungnya pada Pilwali dua periode sebelumnya.

Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.