Musda Golkar Sultra Resmi Dibuka, Wakil Ketua DPP Ajak Kader Jaga Soliditas

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Nurul Arifin di Kota Kendari, Rabu (11/3/2020).

Musda dihadiri unsur DPP, pengurus DPD I Sultra, Dewan Pertimbangan DPD I, unsur ormas pendiri Golkar tingkat Sultra, unsur ormas yang didirikan, unsur organisasi sayap, unsur DPD II kabupaten/kota se-Sultra, serta unsur peninjau dari anggota Fraksi Golkar DPRD Sultra.

Ketua Panitia Musda Golkar Sultra, Herry Asiku mengucapkan terima kasih kepada kader Golkar yang meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran mulai dari tahapan persiapan hingga pelaksanaan Musda.

“Jumlah peserta Musda Golkar ke X sebanyak 150 orang dengan materi Musda, yaitu buku panduan, rancangan tata tertib dan jadwal acara, rancangan program daerah Partai Golkar Sultra, rancangan komendasi, dan rancangan pernyataan politik,” terang Herry Asiku.

Ketua DPD I Golkar Sultra, Ridwan Bae, mengatakan menjadi ketua partai memang menjadi rebutan tetapi menjadi ketua memiliki risiko-risiko tersendiri.

“Saya dengar ada sebelas orang mengambil formulir pendaftaran calon ketua DPD I Golkar Sultra, tetapi yang mengembalikan hanya tujuh orang. Harus dipahami oleh ketua DPD I Partai Golkar adalah dirinya (jabatan ketua) bukan lagi milik keluarga semata, dia menjadi miliki orang banyak,” ucap Ridwan.

Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Nurul Arifin, menambahkan dirinya diberi tugas mengawal dan memantau proses perjalanan Musda ke X untuk memilih pemimpin baru sehingga berjalan dengan lancar, aman, dan tertib serta tidak ada saling lempar kursi.

“Peringkat kita sekarang nomor dua secara nasional. Menjelang pilpres dan pilcaleg 2024, kita harus terus menjalankan roda organisasi, supaya tetap terjaga soliditas kita karena jika kita solid, kita akan mampu meraih cita-cita secara bersama,” jelasnya.

Nurul Arifin menyampaikan, Partai Golkar adalah partai paling besar dan tertua dan paling disegani di Indonesia, sehingga kader Golkar harus berbangga.

“Kita harus bangga menjadi kader Partai Golkar, secara struktur kuat, memiliki sistem yang bagus, serta memiliki sumber daya manusia yang hebat, maka Partai Golkar sulit untuk diobrak-abrik,” terangnya.

Laporan: La Niati
Editor: Sarini Ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.