Musik Bambu Tandai Pembukaan Kongres PAN di Kendari

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Musik bambu menandai pembukaan Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) ke V di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (10 Februari 2020). Agenda yang dijadwalkan hingga tiga hari ke depan ini diisi dengan pagelaran anak negeri dan diharapkan terlaksana dengan penuh kegembiraan dan damai.

Pantauan Sultrakini.com, hadir lebih awal Ketua Umum PAN sekaligus calon ketua umum, Zulkifli Hasan (Zulhas). Selang beberapa waktu tiba Gubernur Sultra Ali Mazi, menyusul Ketua Umum PAN 2010-2020 Hatta Rajasa, dan Ketua Majelis Penasehat Partai PAN Sutrisno Bachir. Hadir pula tamu istimewa pembukaan kongres PAN Sandiaga Salahuddin Uno.

Selain pembukaan kongres dihadiri petinggi PAN, kader serta sejumlah pimpinan partai dan pengurus politik, nampak juga Ketua DPW Partai Hanura Sultra, Waode Nurhayati.

Ketua Panitia Lokal Kongres PAN, Abdurrahman Saleh, mengatakan pembukaan kongres malam tersebut berkumpul untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa PAN selalu berada di hati masyarakat.

“Kita mencoba keluar dari pelaksanaan-pelaksanaan pembukaan secara outdoor untuk memberikan seberapa besar eksistensi partai itu berada di tengah-tengah hati masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD Sultra itu mengajak peserta kongres mengikuti acara dengan damai sebab PAN menjunjung tinggi perbedaan karena itu adalah pelangi.

Fortune

“Mari kita melaksanakan kongres dengan beradab, dengan cara-cara yang elegan, hilangkan sikut-menyikut, apalagi fitnah karena itu bertentangan dengan amanat partai kita karena PAN menjunjung tinggi perbedaan. Mari kita laksanakan kongres dengan gembira dan rasa yang penuh sukacita,” tambahnya.

Kongres PAN berlangsung sejak Senin yang diawali dengan registrasi peserta dan pendaftaran calon ketua umum PAN periode 2020-2025. Dilanjutkan pembukaan secara resmi berlokasi di Tugu MTQ Kendari.

Pembukaan kongres kali ini sedikit berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya lantaran digelar di ruang terbuka. Selain itu, pembukaan kongres diisi dengan pagelaran anak negeri. Salah satunya ditampilkan alat musik bambu sekaligus menjadi tanda pembukaan kongres.

Ketua Panitia Kongres V PAN, Eko Hendro Purnomo, berharap kongres kelima tersebut menghasilkan keputusan yang baik, strategis, dan berguna bagi kehidupan PAN untuk lima tahun ke depan. Kader PAN yang hadir berasal dari seluruh penjuru Indonesia.

“Mari kita warnai kongres di Kendari dengan penuh senyuman, riang gembira, dan sukacita. Mari kita pupuk rasa persaudaraan dengan kokoh yang tidak akan tergoyakan, kebersamaan dan kekompakan kader adalah kunci sukses untuk membawa PAN menjadi besar dan maju,” ucap Eko.

Laporan: La Niati
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.