Muswilub PAN Sultra Belum Jelas, Asrun Lebih Memilih Jadi Cagub

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Wacana Musyawarah Luar Biasa (Muswilub) Dewan Pimpinan Wilayah PAN Sulawesi Tenggara (Sultra) pada April 2017 belum ada kepastian. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPW PAN Sultra, Kus Gladi Surya, kepada SultraKini.Com, Jumat (31/03/2017).

Menurut Ketua Kawan Asrun ini, jadwal Muswilub PAN Sultra ditentukan ketika adanya kejelasan status hukum dari Ketua DPW PAN Sultra, Samsu Umar Abdul Samiun. Pasalnya Umar masih berstatus tersangka dan diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Muswilubnya belum pasti juga. Kita menunggu ketetapan hukum dari Pak Umar Samiun,” tegasnya.

Ia mengungkapkan jika DPP PAN sendiri merekomendasikan pelaksanaan muswilub, tetapi tetap menunggu status hukum dari Bupati Buton tersebut. Untuk itu, status Samsu Umar Abdul Samiun masih sebagai Ketua DPW PAN Sultra.

Terkait wacana nama-nama yang akan tampil pada pelaksanaan muswilub, dirinya mengatakan belum ada kader yang berwacana selain Abdurrahman Saleh (ARS). Selain itu hadirnya ARS juga dinilai sulit tertandingi dengan kader lainnya.

“Karena dia yang paling siap untuk saat ini. Bahkan kader yang sedang bersinar sekelas ADP tetap memilih untuk menjadi Sekretaris DPW PAN Sultra,” kata Kus Gladi.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Kendari, Asrun, yang juga dihubung-hubungkan dengan pencalonan jika muswilub benar terjadi tak ingin ikut memperebutkan posisi pertama di PAN Sultra. Ia menegaskan lebih memilih untuk menjadi gubernur ketimbang Ketua DPW PAN Sultra.

“Kita serahkan saja ke teman-teman. Lebih bagus jadi gubernur saja,” jawabnya singkat.

Asrun memang telah intens melakukan sosialisasi terkait rencana dirinya untuk maju di Pilgub Sultra 2018. Hal ini dibuktikan dengan kehadirannya di sejumlah daerah untuk bersosialisasi dengan masyarakat setempat. Balihonya pun telah terpasang diberbagai tempat di Sultra.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.