Nelayan Asal Kolaka Hilang Usai Pamit Memancing di Perairan Pasir Putih

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Seorang nelayan asal Desa Toari, Kabupaten Kolaka dikabarkan hilang, usai pamit memancing di sekitaran Perairan Pasir Putih desa tersebut yang berbatasan antara Kabupaten Kolaka dengan Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Nurdin belum balik ke rumah semenjak pergi pada Rabu (4 Desember 2019) sekitar pukul 07.00 Wita.

Seharian sudah Nurdin belum pulang ke rumahnya, usai pergi memancing pada Rabu pagi kemarin. Kebiasaan pria 45 tahun ini pergi memancing dan pulang pukul 17.00 Wita. Namun, hingga kini dia belum pulang.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, menerangkan hilangnya nelayan asal Desa Toari itu diterima pihaknya pada 5 Desember pada pukul 08.20 Wita melalui Nazar, salah seorang keluarga korban.

yamaha

“Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 08.35 Wita Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan dengan menggunakan satu buah rescue car membawa satu unit rubber boat beserta alat pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR. Jarak antara LKK dengan pos SAR Kolaka searah garis lurus kurang lebih 31 Nautical Mile dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 3 sampai 4 jam,” jelas Wahyudi, Kamis (5/12/2019).

Pihak keluarga juga sudah berupaya melakukan pencarian, tetapi hasilnya nihil. Beberapa barang milik korban juga ditemukan, seperti gabus tempat penyimpanan ikan, penutup tanki BBM, dan beberapa bungkus rokok.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.