SUARA

Nur Alam Idul Adha di Al Kautsar, Warga Peluk Haru

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam, melaksanakan shalat Idul Adha 1437 Hijriyah di Masjid Agung Al Kautsar Kendari, Senin (12/9/2016).

Gubernur dua periode ini, juga memberikan hewan kurbannya pada masyarakat melalui Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Sulawesi Tenggara berupa dua ekor sapi, yang disalurkan melalui pengurus masjid terluas di Kota Kendari tersebut.

Sebelum shalat Id dilaksanakan, gubernur diberi kesempatan menyampaikan ucapan selamat Idul Adha kepada jamaah masjid secara singkat. Nur Alam yang datang mengenakan baju koko putih dipadu sarung biru bermotif dilengkapi peci hitam, hanya menyampaikan ucapan selamat dan permohonan maaf, yang diawali dengan mengumandangkan takbir, tahmid dan tahlil.

“Secara pribadi, saya dan keluarga menyampaikan mohon maaf lahir dan batin,” katanya.

Selain itu, Nur Alam juga mengajak jamaah Al Kautsar untuk berdoa memohon ampunan kepada Allah SWT, serta mendoakan umat Islam yang tengah melaksanakan ibadah Haji di Mekkah. 

yamaha

“Mari kita mendoakan saudara-saudara kita yang saat ini tengah melaksanakan ibadah haji di tanah suci, semoga menjadi haji yang mabrur,” ucapnya. Dia juga mengajak untuk berdoa untuk bangsa, negara dan umat Islam secara keseluruhan.

Usai shalat, sejumlah warga menyalami Nur Alam penuh haru. Beberapa diantaranya memeluk sang gubernur sambil meneteskan air mata. Namun banyak juga yang hanya memotret jamaah yang bersalaman.

Tampak pula istrinya Tina Nur Alam, mantan Gubernur Sultra Ali Mazi, Ketua DPRD Provinsi Sultra Abdurrahman Saleh, serta sejumlah pejabat Pemprov Lainnya. Bertindak sebagai khatib Ketua Pengadilan Negeri Kendari, sedangkan yang memimpin shalat Imam Masjid Al Kautsar.

Seperti diketahui, Nur Alam saat ini menjadi tersangka kasus dugaan korupsi yang tengah ditangani Komisi Pembarantasan Korupsi. Biasanya, Nur Alam menyampaikan sambutan atau pidato panjang dengan isi berbobot, pada perayaan lebaran kali ini cukup singkat dan ‘ringan’.

Usai shalat, Nur Alam menyerahkan secara simbolis hewan kurban sumbangan Presiden RI Joko Widodo dan dari dirinya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.