OJK Apresiasi Lahirnya YES SULTRA Sebagai UMKM Milenial 

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah semakin gencar melakukan berbagai terobosan dan stimulus dalam memperkuat dan memulihkan ekonomi melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut data Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) Tahun 2018, total pelaku UMKM sebanyak 64,2 juta atau memiliki porsi 99,99 persen dari jumlah pelaku usaha di Indonesia. 

UMKM di Indonesia memiliki daya serap tenaga kerja sebanyak 117 juta pekerja atau 97 persen dari daya serap tenaga kerja dunia usaha di tanah air. 

Di sisi lain, kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional (PDB) mencapai 61,1 persen, dan sisanya yaitu 38,9 persen disumbangkan oleh pelaku usaha besar. 

Namun, hadirnya Covid-19 sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Juli 2020 menyebabkan sebanyak 84 persen UMK mengalami penurunan pendapatan dengan faktor-faktor penyebab seperti mengalami penurunan permintaan karena pelanggan yang terkena dampak Covid-19 tercatat 79,35 persen, mengalami kendala bisnis akibat tidak bisa beroperasi secara normal sebanyak 56,85 persen, 

Mengingat hal tersebut, OJK Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (APPUK), mendukung terbentuknya komunitas UMKM Mileniel, yaitu Youth Entrepreneur Solution Sulawesi Tenggara (YES SULTRA).

Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution, mengatakan sejalan dengan program PEN, OJK telah menuangkan dukungan terhadap UMKM melalui Roadmap TPAKD 2021-2025 melalui aktivitas peningkatan literasi dan inkluasi keuangan serta Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia (MPSJKI) 2021-2025 termasuk mewujudkan inisiatif strategis 4 OJK,  yaitu perluasan akses keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan UMKM dan pemulihan ekonomi nasional.

“OJK Sultra akan turut melakukan pembinaan dan pengembangan komunitas wirausaha muda ini sebagai salah satu media dukungan pemulihan ekonomi nasional serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Saya sangat mengapersiasi kehadiran YES SULTRA di Bumi Anoa,” ujar Fredly, Senin (25/1/2021).

Fredly menjelaskan YES SULTRA adalah forum atau komunitas yang dikelola oleh para pengusaha muda yang memiliki visi terwujudnya wirausaha muda kreatif, inovatif, responsif dan berdaya saing untuk berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah. 

“YES SULTRA ini memiliki dewan  Pembina, yaitu Muhammad Yusup (Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara), Ridhony M. H. Hutasoit (Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sultra), dan Salmiah Ariyani (Direktur ASPPUK),” kata Fredly.

Selanjutnya, pengurusan perdana YES Sultra akan dipimpin oleh Cedrik Elcid Wurara, dengan Sekretaris Reni Anggreni dan Bendahara Riska. Tepat 25 Januari 2021, Pengurus Perdana YES SULTRA Periode 2021-2023 resmi dilantik oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara di Gedung Learning Center OJK Sultra.

Selain UMKM dan anak-anak muda, OJK Sultra berharap secara khusus komunitas ini dapat menjadi media inovasi pemberdayaan perempuan yang berkesinambungan dan  komprehensif. 

“Kami akan sinergikan dengan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah, UMKMMU, dan kegiatan lain di OJK Sultra yang bekerja sama dengan berbagai Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) atau stakeholder untuk memperbesar dampak,” ucap Fredly. 

Untuk diketahui, selama kepemimpinan Fredly, sudah dua komunitas yang berada dalam binaan OJK Sultra, yaitu Komunitas Learning Center (KLC) dan YES Sultra yang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara serta APPUK sebagai bentuk nilai tambah dan kontribusi entitas bagi kemajuan Bumi Anoa. (B)

Laporan: Wa Rifin
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.