SULTRAKINI.COM: KENDARI - Oknum kepala sekolah di salah satu pesantren di Kota Kendari berinisial BM, dilapor ke kantor kepolisian setelah diduga menganiaya tiga orang siswanya, Rabu (18/10/2017).

Oknum Kepsek Pesantren di Kendari Diduga Aniaya Siswanya
Korban saat menjalani pemeriksaan di Kantor Polsek Poasia, Rabu (18/10/2017). (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

Salah Seorang Korban, RZ (13) mengaku telah dianiaya oleh kepala sekolahnya itu berkali-kali. Akibatnya korban mengalami luka lebam pada kelopak mata dan wajah bagian kiri.

"Kejadiannya itu kemarin, Selasa malam (17/10/2017) di Jalan Perumnas Poasia. Saya juga tidak tahu sebabnya apa, tiba-tiba dia pukul saya dan dua orang teman saya," ujar RZ kepada Sultrakini.Com di Kantor Polsek Poasia, Rabu (18/10/2017).

Kuasa Hukum korban, Joko Bonte yang ditemui di Polsek Poasia menegaskan akan mengawal kasus penganiayaan ini secara hukum.

"Tindakan pelaku tentu sudah tidak dapat ditolerir lagi. Korban yang masih dibawah umur ini telah dianiaya. Seharusnya, jika memang ada kesalahan tentunya orangtua yang bersangkutan harus dipanggil, bukan malah main hakim sendiri," tegas Joko.

Sementara itu Kapolsek Poasia, Kompol Haerudin membenarkan adanya laporan yang dibuat oleh korban tentang tindakan penganiayaan. Pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut dengan memeriksa pihak terkait.

"Kita pelajari dulu laporannya seperti apa, jika memenuhi unsur pidana, kita lanjutkan dengan memanggil terlapor dan saksi untuk dimintai keterangannya," ungkap Haerudin.


Laporan: Wayan Sukanta

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations