000 HPN Prov

Oknum Sipir Rutan Unaaha Aniaya Seorang Warga Binaan

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Muhammad Farhan Fadillah (18), warga Inalahi, Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe, yang menjadi warga binaan Rutan kelas IIB Unaaha diduga dianiaya oknum sipir.

Muhammad Farhan Fadillah adalah warga binaan Rutan Unaaha dengan nomor registrasi BI. 05 /(A/L)/2018, Pasal 81 UU RI NO.35/2014. Terpidana 1 tahun 9 bulan, dan akan berakhir masa tahanannya pada Tanggal 2 Mei 2020.

Rukmini Tabara, ibu Muhammad Farhan Fadillah sesalkan tindakan pelaku yang memukul anaknya.

“Kenapa kasian dipukul kepalanya anakku, baru terus dipukul sampai tidak bisa jalan,” keluh ibu korban, Selasa (8/10/2019).

Kata Rukmini, kejadian tersebut diketahui setelah sebelumnya dihubungi dari temannya yang membesuk salah satu warga binaan.

“Awalnya memang saya mau datang menjenguk anak saya, terus saya ditelpon, katanya anakku dipukul, pas saya datang saya lihat anak saya sudah tidak bisa jalan sendiri di papah sama temannya, ini harus diproses, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan saya minta anak saya dipindahkan di sel anak,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Kelas IIB Unaaha, Paulus Darma Katto, membenarkan tindakan pemukulan tersebut dan siap menanggung resikonya.

“Karna ini awalnya ada laporan dan kami mengambil tindakan, dalam standar oprasional prosedur (SOP) memang tidak ada tindakan seperti ini. Tindakan yang saya lakukan tidak benar, murni tidak ada unsur kesengajaan, saya menyesal atas kejadian tersebut. Saya minta maaf kepada pihak keluarga Farhan, dan saya sangat menyesal dan tidak menyangka akan begini kejadiannya. Ini semua karna saya manusia biasa terbawa emosi sehingga kejadian ini sampai terjadi,” Sesal Paulus Darma Katto.

Pihak Rutan Unaaha membawa Muhammad Farhan Fadillah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Konawe untuk mendapatkan perawatan.

Laporan: Ulul Azmi
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.