Operasi Ketupat 2021: Lakalantas Meningkat, Polisi Bilang Pemicunya

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara mencatat jumlah kasus kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat 2021 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Operasi yang digelar 6-17 Mei 2021 atau selama dua pekan tersebut, mencatatkan insiden lakalantas di wilayah Sultra, yaitu 29 kasus, sebanyak 12 orang di antaranya meninggal dan 32 orang luka ringan.

Kasus lakalantas tersebut jauh berbeda dengan tahun lalu sebanyak sebelas kasus yang merenggut dua nyawa.

Di antara 17 kabupaten dan kota di Provinsi Sultra, Kota Kendari menjadi wilayah kasus lakalantas tertinggi, yakni enam kasus dengan satu orang meninggal.

Kecelakaan lalu lintas terjadi di dalam kota maupun kabupaten masih mendominasi sepanjang Operasi Ketupat 2021.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, AKBP Yulianto, mengatakan lakalantas terjadi didahului dengan pelanggaran. Angka peningkatan kasus kerap terjadi menjelang hari raya atau usai hari raya karena euforia yang berlebihan dalam merayakan lebaran. Untuk itu kepada masyarakat diimbau tetap mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara di jalan raya.

“Kecelakaan masih didominasi roda dua yang kerap lalai dalam berlalu lintas,” jelasnya, Kamis (20/5/2021).

Meski Operasi Ketupat 2021 berakhir, Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra tetap melanjutkan kegiatan rutin dan berlangsung hingga 24 Mei 2021. (B)

(Baca juga: SAR Kendari Catat Kecelakaan Kapal Dominasi Kasus Sepanjang 2021, 78 Nyawa Selamat)

Laporan: Riswan
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.