Panwas Mubar Temukan 378 Pemilih Ganda

SULTRAKINI.COM: MUBAR – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Muna Barat (Mubar) melakukan pemeriksaan menggunakan Sistim Aplikasi Data pemilih (Sadap) data D4 di Portal Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) berisi 8000-an Pemilih. Dari pemeriksaan tersebut Panwas menemukan 378 nama yang ganda.

Diungkapkan Komisioner Panwaslu Mubar, Waode Muniati Rigato, Sabtu (19/11/2016) data ganda yang dimaksudkannya adalah nama yang masuk dalam D4 portal Sidalih namun juga masuk di daftar AC-KWK.

Menurutnya nama ganda ini harus dicoret yang ada di AC-KWK ini sesuai dengan surat edaran KPU nomor 566 bahwa kalau sudah ada nama di DS dan juga ada di AC-KWK, maka nama yang di ACKWK harus dicoret.

“Nama-nama yang kami temukan ini akan kami rekomendasi untuk dicoret dari ACKWK.  ini setelah operator Sadap Panwas bekerja kurang lebih lima hari dan menghasilkan nama ganda yang juga ada di AC-KWK,” Ujarnya.

Adapun wilayah yang terdapat nama pemilih ganda yakni di Kecamatan Maginti sebanyak 173  nama yang ganda terdiri dari  Desa Pasipadangan sebanyak 164 nama, Desa Abadi Jaya ada 5 nama, Desa Bangko 2 nama serta Desa Gala ada 2 nama.

Selain itu. untuk Kecamatan Tikep 40 ada Desa Katela dengan 3 nama, Desa Lasama ada 8 nama, Desa Laworo ada 9 nama, Desa Sidomakmur ada 5 nama, Desa Tiworo ada 2 nama, Desa Wandoke ada 10 nama, Desa Waturempe ada 1 nama, serta Desa Wulango Jaya ada 2 nama.

Untuk Kecamatan Barangka sebanyak 32 nama ganda yang terdiri dari Desa Wuna dengan 8 nama, Desa Waulai ada 10 nama, Desa Sawerigadi 4 nama, Desa Lapole 5 nama, Desa Lafinde 1 nama, Desa Barangka 4 nama.

Kecamatan Lawa 37 nama ganda, Desa Lagadi 6 nama, Desa Lalemba 5 nama, Desa Latompe 7 nama, Desa Madampi 6 nama, Desa Watumela 5 nama, Desa Lapadaku 7 nama, dan Desa Wamelai 3 nama.

Kecamatan Tiworo Utara ada 8 nama ganda, di Desa Santri 6 nama, Desa Tiga 11 nama, Desa Tondasi 1 nama. Kecamatan Napano Kusambi ada 16 nama gand, terdiri dari di Desa Kombikuno Latawe 11 nama, Tanghumaho 3 nama, Umba 1 nama.

Kecamatan Wadaga ada32 nama gadna, Desa Kampani 3 nama, Desa Katobu 5 nama, Desa  Lailangga 2 nama, Desa Lakanaha 6 nama, Desa Lasosodo 1 nama, Desa Lindo 5 nama, Wakontu 10 nama. Kecamatan Sawerigadi terdapat 18 nama ganda di Desa Lakalamba 7 nama, Marobea 8 nama dan Kampobalano 3 nama.

Unruk di Kecamatan Tiworo Tengah ada 6 nama ganda yang berada di Desa Labokolo 2 nama, Mekar Jaya 1 nama, Desa Wapae Jaya 2 nama. Kecamatan Kusambi ada 14 nama ganda yang berada di Desa Bakeramba 3 nama, Desa Guali 3 nama, Desa Kasakamu 3 nama, Desa Lemoambo 1 nama, Sidomangura 2 nama, Tanjung Pinang 2 nama.

“Kegandaan bukan karena ada kesamaan dua nama di desa tapi namanya yang terdaftar di D4 dan juga ACKWK. Jadi otomatis namanya yang dicoret di ACKWK. Potensi untuk turun dari 8000 itu masih banyak dan ini akan kita rekomendasikan ke KPU,” pungkasnya.

Reporter : Arto Rasyid 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.