Pasca Gempa Sulteng, Semburan Lumpur Api Muncul di Mamuju

SULTRAKINI.COM: Sehari setelah gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, tiba-tiba muncul semburan lumpur yang berubah menjadi semburan api di Mamuju, Sulawesi Barat. Belum ada keterangan resmi apakah ada hubungan semburan dengan gempa, namun masyarakat menduga begitu.

Sabtu (29 September 2018) sekitar pukul 11.00 Wita, masyarakat Desa Salugatta, Kecamatan Budongbudong, Kabupaten Mamuju Tengah, digegerkan munculnya semburan air bercampur lumpur yang terjadi di area perekubunan milik PT Surya Raya Lestari 2 (Astra Group).

Semburan lumpur itu kemudian berganti menjadi semburan api mulai pukul 13.30 Wita.

Kapolsek Budongbudong, AKP Haeruddin bersama jajarannya segera mengamankan lokasi kejadian dengan cara memberi garis polisi, untuk membatasi masyarakat melakukan aktivitas di dekat sumber api.

Pihak kepolisian setempat juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pertambangan Provinsi Sulbar.

“Demi keamanan, kami sudah memberikan garis polisi agar masyarakat tidak mendekat. Saya menghimbau agar masyarakat tidak mendekati lokasi ini karena ini sangat berbahaya,” imbau Haeruddin seperti dikutip salah satu media online di Sulbar.

Semburan lumpur dan api tersebut juga sudah beredar melalui video amatir yang dibagikan melalui berbagai media sosial.

Seperti diberitakan SultraKini.com, Jumat (28 September 2018), gempa bumi di Sulteng ikut dirasakan diberbagai daerah seperti Sulawesi Barat hingga Kendari, Sulawesi Tenggara.

Gempa kemudian disusul tsunami di tiga daerah, yakni Donggala sebagai pusat gempa, Palu ibukota Sulteng, dan Mamuju Sulbar.

“Warga menduga fenomena ini ada kaitannya dengan gempa Donggala-Palu yang kemarin juga menggetarkan Mamuju,” kutip Alagraph.com.

Penulis: Shen Keanu

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.