Iklan Clarion

Pasca Kerusuhan di Buton, Polda Sultra Lakukan Rekonsiliasi

SULTRAKINI.COM: BUTON – Pasca kerusuhan antara Desa Gunung Jaya dan Sampuabalo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara pada 5 Juni 2019 lalu, tim gabungan Polda Sultra diturunkan untuk melakukan rekonsiliasi, rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Sekarang inikan lagi tahap pemulihan pasca konflik, jadi penanganan pasca konflik ini ada beberapa hal yang dilakukan yang pertama rekonsiliasi kemudian rehabilitasi dan rekonstruksi, tiga hal ini yang akan dilakukan,” kata Kapolres Buton, AKBP Andi Herman kepada awak media saat ditemui di Desa Gunung Jaya, Kamis (13/6/2019).

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Lanjut Andi Herman, saat ini proses rekonsiliasi sementara dilakukan dengan cara menemui tokoh-tokoh di masing-masing desa yang bertikai beberapa hari lalu sambil menunggu waktu yang tepat untuk mempertemukan kedua tokoh dari masing-masing desa.

“Kemudian proses rehabilitasi, tim dari Polda Sultra yaitu Direktorat Binmas, Psikologis Polwan kita datangkan dalam rangka rehabilitasi, juga mengamankan situasi kamtibmas pasca konflik, begitu juga dengan rekonstruksi saat ini tengah berjalan,” ujarnya.

Masih kata Kapolres, khusus dari tim psikologis akan melakukan rehabilitasi berupa psikis, trauma healing dan lainnya. Sementara, dari Binmas dibantu Binmas Polres Buton melakukan pembinaan dan penyuluhan-penyuluhan di kedua desa tersebut.

“Dari psikologi melakukan rehabilitasi berupa psikis, trauma healing dan lain-lain dan dari Binmas melakukan pembinaan-pembinaan dan penyuluhan-penyuluhan di dua desa tersebut karena kedua desa ini adalah korban,” tandasnya.

Laporan: La Ode Ali
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.