Iklan Clarion

Payudara Pasien Cantik Diremas-remas Perawat Lelaki

SULTRAKINI.COM: Buah dada pasien perempuan yang sementara terbaring lemas usai menjalani operasi di rumah sakit National Hospital Surabaya, Jawa Timur, diremas-remas oleh oknum perawat lelaki. Kejadian itu kemudian viral di media sosial.

Korban, seorang wanita cantik berambut panjang menangis tersedu-sedu sembari menunjuk ke arah perawat pria.

“Kamu ngaku apa kamu perbuat. Kamu dong apa yang sudah kamu perbuat,” kata korban menunjuk perawat pria yang ada di depannya.

Pasien perempuan yang duduk di ranjang rumah sakit itu bahkan mengatakan, jika perawat pria itu sebanyak dua sampai tiga kali memasukan tangannya di baju si pasien perempuan.

“Saya khilaf bu,” jawab pelaku tertunduk dihadapan korban dan sejumlah keluarga pasien dan rekannya sesama petugas medis.

“Tapi kamu pegang payudara saya kan, kamu remas-remas dua sampe tiga kali kan? Kamu masukin tangan? Kamu puter-puter puting saya. Ngaku kamu?” bentak pasien.

Terpojok, pelaku yang berseragam perawat itu akhirnya mengakui perbuatannya dan meminta maaf. Pelaku tampak menyalami korban dan beberapa orang yang ada di ruang tersebut.

Dalam video yang diunggah akun Facebook Viv Yu, kemudian menjadi viral. Warganet geram atas ulah oknum petugas rumah sakit tersebut. 

Akun Viv Yun yang mengunggah video tersebut mengungkapkan kekesalannya.

“Seriously National Hospital Surabaya Barat ??!? Org abis operasi.. masih lemes d bawah obat bius kok d kerjain..???????????????????? Kurang ajar..!!! Enak gt kalo bikin salah.. seakan2 abis dosa lsg bilang khilaf trus dosa lu ilang njir? Cabut ijin ini org..!!!! Bikin emosi ajaaa..!!!!” tulis Viv Yun.

CEO National Hospital, Hans Wijaya, mengakui peristiwa itu terjadi di tempatnya bekerja.

“Betul itu di National Hospital. Oknumnya sudah ditindak tegas,” kata Hans kepada kumparan.com, Kamis (25 Januari 2018)

Polrestabes Surabaya sudah memembentuk tim untuk menyelidiki kasus tersebut. “Kami dalami video ini. Tadi ada anggota opsnal sudah berangkat untuk mengecek korban di RS,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.