PDIP Bagikan 8.000 Masker Kain ke Warga Kendari

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pengurus DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Kendari membagikan 8.000 masker kain kepada masyarakat, Kamis (26/3/2020). Langkah ini sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran pandemi corona atau Covid-19 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Tahap awal pembagian masker kain dilakukan PDIP di Kendari sebanyak 3.000 lembar. Semuanya disebar di Pasar Sentral Kota, Pasar Lawata, Pasar Anduonohu, Pasar Tipulu, dan Pasar Baruga. Sasaran pemberian masker kain adalah para lansia dan masyarakat yang belum memiliki masker.

Ketua DPC PDIP Kota Kendari, Ishak Ismail, mengatakan tindakan tersebut merupakan instruksi DPP PDIP dalam rangka membantu program pemerintah memutus mata rantai dan pencegahan penyebaran wabah virus corona di Indonesia, khususnya wilayah Kendari.

“Ini salah satu bentuk kepedulian dan keprihatinan DPC PDIP, termasuk kami sebagai warga masyarakat Kota Kendari terhadap apa yang sedang melanda bangsa, daerah maupun Kota Kendari ini khususnya,” kata Ishak.

Masker kain pemberian PDIP tersebut, hasil pembagian dari pusat sebagai koordinasi dan sumbangsi dari seluruh pengurus cabang dan anggota dewan di fraksi.

Ishak menambahkan, 5.000 masker sisanya akan dibagikan kepada masyarakat pada Sabtu (28/3) mendatang.

Fortune

Pantauan Sultrakini.com, aksi bagi-bagi masker pengurus DPC PDIP disambut antusias oleh masyarakat. Sebab, selain terjadi kelangkaan masker, penjualannya pun meningkat.

Ketua DPC PDIP Kota Kendari, Ishak Ismail (tengah). (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

Menurut Ishak, selain masker, pihaknya akan melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah masjid dan lingkungan masyarakat di Kota Kendari pada Jumat (27/3) besok.

“Mudah-mudahan pandemi corona bisa cepat berlalu, masyarakat tidak perlu panik, tapi tetap waspada dan melakukan pola hidup bersih atau tetap di rumah saja,” ucapnya.

Untuk diketahui, perkembangan Covid-19 di Provinsi Sultra hingga Rabu (25/3/2020) pukul 17.00 Wita, yakni tiga orang positif Corona, 15 orang pasien dalam pengawasan (PDP) (1 orang meninggal), dan 2.051 orang dalam pemantauan (ODP).

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.