SULTRAKINI.COM: KENDARI - Faktor geopolitik menjadi alasan PDIP menduetkan kadernya, Litanto-Murni Tombili (Berlian Murni) tampil di pemilihan bupati Konawe 27 Juni 2018 mendatang. Hal ini dikatakan Anggota Fraksi PDIP DPRD Sulawesi Tenggara, Abdul Malik Silondae, kepada SultraKini.Com, Senin (4/12/2017).

PDIP Ungkap Alasan Duetkan Kadernya di Pilkada Konawe
Anggota Fraksi PDIP DPRD Sulawesi Tenggara, Abdul Malik Silondae. (Foto: Didul Interisti/SULTRAKINI.COM)

Dikatakan Anggota Legislatif Daerah Pemilihan Konawe Selatan-Bombana ini, Litanto dan Murni Tombili memiliki basis massa yang berbeda di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Faktor inilah yang membuat keduanya didorong untuk tampil, meski mereka merupakan kader PDIP.

"Kalau Pak Litanto menguasai Wawotobi dan Unaaha. Sedangkan Ibu Murni wilayahnya di Sampara dan sekitarnya. Jadi mereka punya basis masing-masing yang tidak beririsan," jelas Anggota Komisi II ini di Kantor DPRD Sultra.

(Baca: Prediksi Lima Pasang Calon di Pilkada Konawe, Cek Disini!)

Malik mengaku, keputusan menduetkan sesama kader tersebut memang di luar kebiasaan yang ada. Namun, ia meyakinkan kalau partainya sudah menghitung berbagai hal terkait didorongnya dua kader tersebut.

"Memang di luar kebiasaan, tetapi semuanya sudah dihitung dari sisi basis massa masing-masing dan ketokohan mereka. Lagi pula pemilih kan melihat orang bukan partai," kata Ketua Badan Kehormatan DPRD Sultra ini.

Litanto-Murni Tombili telah mendapatkan dukungan dari tiga partai yakni PDIP (4 kursi), Demokrat (2), dan PKB (2). Jumlah kursi ketiga partai tersebut sudah melebihi jumlah minimal yang disyaratkan KPUD Konawe dengan 6 kursi untuk mendaftarkan pasangan calon.


Laporan: Didul Interisti

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations