PDPM Muna Kecam Perbuatan Asusila Kades Labunti

SULTRAKINI.COM: MUNA – Kasus pelecehan seksual yang melibatkan oknum Kepala Desa Labunti, Salamin, terhadap seorang mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari berinisial Ha (21), rupanya menarik tanggapan dari sejumlah pihak. Salah satunya datang dari pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Mereka mengecam keras atas tindakan tersangka yang tidak mencerminkan diri sebagai pelayan masyarakat dan telah mencoreng citra Pemerintahan Daerah setempat di mata publik.

“Perlakuan tak senonoh yang dipertontonkan kades labunti sangat melukai masyarakat, olehnya kami meminta kepada bapak Bupati Muna untuk mengambil sikap tegas karena ini juga menyangkut nama baik pemerintah,” kata Ketua Bidang Pendidikan PDPM Muna, Harmoko, kepada SultraKini.Com, Minggu (26/8/2018).

Menurut Harmoko, mahasiswa adalah aset bangsa yang memiliki kekayaan berfikir dan semestinya harus di jaga. Sebab para mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata merupakan bagian dari program kampus untuk melatih agar lebih peka terhadap pembangunan daerah dengan turut membantu mensukseskan program di desa.

Olehnya itu, dia meminta kepada Polres Muna, agar kasus pelecehan seksual oleh oknum kepala desa Labunti harus ditangani secara serius.

“PDPM akan memantau perkembangan kasus ini. Kepala Desa Labunti harus mendapatkan ganjaran yang setimpal dengan perbuatannya,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Sekretaris Desa Labunti, La Sandima, mengakui baru mengetahui peristiwa yang menimpa mahasiswi peserta KKN yang menjadi korban pelecehan seksual oleh Kadesnya dan sebagai bentuk permohonan maaf dengan mengatas namakan Pemerintah Desa Labunti, pihaknya berjanji akan mendampingi korban sampai proses hukum selesai.

“Kami tidak inginkan Desa Labunti dicap tidak baik bagi pendatang. Terlepas dari kasus ini kami juga jaminkan keamanan peserta KKN di Desa kami sampai berakhir,” ujarnya.

Laporan: Arto Rasyid
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.