SUARA

Peduli Rohingnya, Puluhan Juta Rupiah Donasi Terkumpul di 1 Muharam

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Aksi kekerasan yang menimpa masyarakat Rohingya di Myanmar membuat berbagai kalangan di dunia prihatin. Aksi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban mereka pun berdatangan, termasuk Indonesia. Tak luput dari itu, masyarakat Kota Kendari ikut memberikan donasi dari hasil sumbangan sukarela secara spontan dari peserta pawai tahun baru Islam 1439 Hijriah.

Kantor Kementerian Agama Wilayah Sulawesi Tenggara berhasil mengumpulkan donasi Rp 21.875.000 yang bersumber dari peserta pawai tahun baru Islam 1439 Hijriah pada 21 September kemarin. Begitu juga donasi dari Kemenag Kendari senilai Rp 17.760.000 hasil sumbangan karyawan, karyawati, dan Madrasah se-Kota Kendari. Serta donasi Rp 4.115.000 bersumber dari sumbangan secara spontan 24 balai kontak majelis taklim (BKMT) pada pawai tersebut.

Kepala BKMT Sultra, Mashita mengatakan sumbangan untuk rohingnya dilakukan secara sukarela atas dasar kemanusiaan dan kepedulian sosial sesama umat beragama, terlebih itu umat Islam.

“Sumbangan kami ini secara spontan dari BKMT yang hadir, meskipun sedikit Insya Allah bisa sedikit membantu,” kata Kepala BKMT Sultra, Mashita, Kamis (21/9/2017).

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Wilayah Sultra, Abdul Kadir mengungkapkan, donasi akan disatukan kemudian disalurkan melalui lembaga yang berhak.

yamaha

“Insya Allah besok kami akan serahkan ini kepada lembaga yang berhak menyalurkan, meski nilianya tidak seberapa tapi bisa menambah donasi-donasi yang sudah disalurkan,” kata Abdul Kadir.

Saat ini masyarakat Rohingya telah mengungsi di Bangladesh dengan mendirikan beberapa tenda pengungsian termasuk tenda bala bantuan dari pemerintah Republik Indonesia (RI). Lokasi pemasangan tenda bantuan RI berada di Thaingkali, Ukhiya yang mampu menampung sekitar 60 ribu orang pengungsi Rohingya. Terakhir bantuan datang dari Kementerian Sosial sebanyak 2 juta kilogram beras.

(Baca: Khofifah Kirim Kontainer Berisi 2 Juta Kg Beras untuk Rohingya)

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.