Iklan Clarion

Pelajar SMA se-Kota Kendari Praktik Membuat Berita di Sultrakini.com

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Hari kedua Pelatihan Jaringan Informasi dan Komunikasi Siswa se-Kota Kendari, peserta berkunjung di kantor media online SULTRAKINI.COM di Jalan Kendari Permai Y1 nomor 18, Kendari, Jumat (18/11/2016). Di sana, para pelajar SMA sederajat utusan dari berbagai sekolah itu melakukan praktik akses dan penyebarluasan informasi.

Salah satunya praktik membuat berita yang aktual dan faktual, untuk disajikan kepada publik. Peserta yang berjumlah 30 orang itu dibimbing langsung Pemimpin Redaksi Sultrakini.com Gugus Suryaman dan Editor Taufik Qurahman serta wartawan desk kriminal Rian Adriansyah.

Peserta mempelajari prosedur mengumpulkan informasi, teknik menulis berita serta cara mempublikasi berita di media online. Masing-masing peserta diberi tugas membuat berita dari kejadian di sekitarnya, baik di lingkungan sekolah maupun yang dilihat sehari-hari.

Para peserta tampak antusias menulis karya masing-masing. Ada yang menulis berita pelatihan, konten advertorial atau iklan produk, hingga menulis berita kejadian konflik asmara rekannya.

Salah satu peserta, Widyanti, dari SMKN 1 Kendari, tertarik pada cara membuat judul artikel yang menarik. “Bagaimana cara membuat judul yang menarik supaya pembaca mau membaca tulisan kita?” tanyanya.

Pemred Sultrakini.com, Gugus Suryaman, menjelaskan, judul merupakan gambaran dari isi keseluruhan tulisan. Judul artikel harus menyesuaikan dengan angle atau sudut pandang tulisan dari sang penulis.

“Fakta paling menarik dan aktual dari tulisan kitalah yang bagus jadi judul. Itu yang dijadikan angle tulisan,” katanya.

Hasil praktik membuat berita, rata-rata peserta sudah mampu menuliskannya sesuai materi yang sudah didapatkan saat pemberian materi kelas.

“Kita berharap mereka ini menjadi penyampai informasi positif di sekelilingnya, terutama melalui internet khususnya media sosial. Sehingga mengurangi informasi sampah yang berseliweran di jagad maya. Pelajar ini kan kalau tidak dibimbing akan sangat mudah terpengaruh,” jelas Gugus Suryaman di sela pelatihan. (ADV)

Laporan: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.