Pelatih Silat SKO Ragu Utus Atlet di Kejurnas

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pelatih cabang olahraga (cabor) pencak silat dari sekolah keberbakatan olahraga, ragu untuk menurunkan atlet dalam kejuaraan nasional kejuaraan kejurnas di Makassar, Oktober 2018 mendatang. Alasannya, karena minimnya anggaran yang disediakan sekolah tersebut untuk mengutus atlet binaan dalam berbagai kejuaraan.

Padahal atlet pencak silat binaan sekolah tersebut memiliki prestasi yang patut dibanggqkan. Tahun 2017 lalu mereka meraih banyak meraih banyak medali dalam Kejurnas pesisir, meski berangkat dengan dana swadaya. Setelah itu, mereka berhasil meraih juara umum dalam pertandingan yang dihelat di Baubau beberapa waktu lalu.

Pelatih silat SKO, Adam, menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan sepuluh atlet masing-masing lima kelas pertandingan baik putra maupun putri. Untuk pesilat putra terdiri dari kelas C (47-51 kg), D (51-55 kg), E (55-59 kg), F (59-63 kg), dan G (63-67 kg). Sementara atlet akan diturun berlaga pada kelas pertandingan A (39-43 kg), D (51-55 kg), E (55-59 kg), F (59-63 kg), dan G (63-67 kg).

“Kami sudah mempersiapkan atlet untuk mengikuti Kejurnas di Makassar, Oktober nanti. Apalagi mereka rata-rata sudah memiliki banyak pengalaman tanding.Hanya saja, kami merasa ragu dengan anggaran untuk memberangkatkan bertanding di Kejurnas,” katanya, Kamis (13/09/2018).

Sementara untuk Pekan Olahraga Pelajaran Wilayah (Popwil), pihaknya masih menunggu kepastian kuota yang disediakan daerah. Utamanya, terkait kelas pertandingan yang akan menurunkan atlet binaan SKO. “Kami masih menunggu kepastian kuota atlet dari Dispora Sultra,” tutupnya.

Laporan: M Yusuf
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.