Pemaparan Visi-Misi Cagub di Hanura Terancam Molor

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Ketua Tim Penjaringan DPD Hanura Sulawesi Tenggara, Bandung Longgeng mengatakan jadwal pemaparan visi-misi para bakal calon gubernur dan wakil gubernur kemungkinan mundur dari yang sudah direncanakan sebelumnya 26-27 Agustus 2017. Penyebabnya mandat panelis dari DPP Hanura belum diterima pihaknya.

Oleh karena itu, kemungkinan jadwal pemaparan visi dan misi akan diundur menjadi tanggal 5-6 September 2017.

“Mandat panelis dari DPP sampai hari ini belum disampaikan ke kami, sehingga kemungkinan besar diundur,” jelas Bandung, Rabu (23/8/2017).

Meski begitu, untuk kepastiannya masih menunggu dan akan disampaikan sebelum jadwal awal tersebut. 

Sebelumnya 31 Juli 2017 lalu kata dia, selain pemaparan visi-misi, Hanura juga akan melakukan survei calon di bulan September. Namun, survei dan pemaparan visi misi bukan patokan akhir sebagai pertimbangan DPP dalam menentukan calon.

DPD Hanura Sulawesi Tenggara menutup pendaftaran calon pada 31 Juli 2017. Sebanyak sepuluh bakal calon gubernur dan satu bakal calon wakil gubernur mendaftar di partai itu. Mereka yakni Ali Mazi, Asrun, Hugua, La Ode Ida, La Ode Masihu Kamaluddin, LM. Rusman Emba, Lukman Abunawas, Ridwan Bae, Rusda Mahmud, dan Supomo. Sementara satu figur bakal calon wakil gubernur yakni Oheo Sinapoy.

Sebenarnya ada dua figur lain yang sudah mengambil berkas selama pendaftaran dibuka, tetapi tidak dikembalikan yaitu LM. Sjafei Kahar dan Tina Nur Alam.

Hanura sendiri mempunyai tiga kursi di DPRD Sulawesi Tenggara. Perlu tambahan setidaknya enam kursi untuk mengajukan calon tampil di pemilihan gubernur 2018 mendatang.

Laporan: Didul Interisti


(Baca: Tutup Pendaftaran Lebih Cepat, 11 Bakal Calon Berebut Partai Hanura)

(Baca: Kembalikan Berkas, Hugua Harapkan Diusung Hanura)

(Baca juga: Resmi Mendaftar di Hanura, Ridwan Bae Janji Tak Borong Partai)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.