SUARA

Pembunuh Remaja di Baubau Akhirnya Ditangkap

SULTRAKINI.COM : KENDARI – Tiga terduga pelaku pembunuh Ridwan (15) siswa SMP di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, ditangkap polisi gabungan Opsnal Polres Baubau bersama tim Resmob Polda Sultra, Minggu (1 April 2018). Ketiganya adalah AM (31), AB (17) dan YW (18).

AB dan YW ditangkap di Sampoabalo, Kecamatan Pasar Wajo, Kabupaten Buton, sedangkan AM selaku otak pembunuhan diringkus di Pelabuhan Betoambari Kelurahan Katobengke, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau pada Minggu (1/4/2018) siang, pukul 14.45 Wita.

Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, menjelaskan berdasarkan hasil penyidikan diketahui, ketiga pelaku dalam melakukan aksinya memiliki peran masing-masing.

“Otak pelaku kasus penganiayaan hingga korban meninggal adalah AM.  Dia menyuruh AB dan YW untuk membunuh korban berinisial MR. Eksekutor dalam penganiayaan tersebut adalah  AB, sedangkan YW bertindak sebagai joki atau yang mengemudikan sepeda motor,” kata Daniel melalui pesan pribadi kepada SultraKini.com, Minggu (1/4/2018) malam.

Daniel menambahkan, pemicu ketiga pelaku melakukan aksi pembunuhan tersebut karena motif balas dendam. Namun pihaknya masih enggan untuk menjelaskan secara detail rangkaian motif tersebut.

“Semantara kita belum bisa menyampaikan secara rinci motif balas dendam ini,  karena di dalam kronologi tersebut rangkaiannya panjang dan memiliki kisah sejarah tersendiri,” kata Daniel.

yamaha

Dijelaskan, selama masa pelarian pelaku bersembunyi di beberapa tempat dengan modus berpindah-pindah. Sehingga dalam proses penangkapan memakan waktu tiga hari.

Selain tiga pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik pelaku, sedangkan barang bukti lain, seperti senjata tajam yang digunakan untuk membunuh masih dalam proses pengembangan.

Hingga berita ini disiarkan, ketiga pelaku ditahan di Mapolres Baubau dan selanjutnya akan dibawa ke Mapolda Sultra untuk proses lebih lanjut.

Seperti diberitakan SultraKini.com sebelumnya, pada Jumat (30/3/2018), seorang remaja berinisial MR (15-bukan 13), tewas bersimbah darah akibat ditebas menggunakan senjata tajam (Sajam) oleh orang tak dikenal di Jalan Erlangga, Kelurahan Tarafu,  Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau.

Akibat kejadian tersebut, Kota Baubau sempat mencekam karena dua kelompok masyarakat saling menyerang. Saat ini kondisi Kota Baubau sudah berangsur normal. Pasukan polisi yang menjaga ketat di tempat-tempat tertentu bersangsur ditarik dengan mengimbau masyarakat untuk tidak terhasut informasi menyesatkan.

Laporan : Wayan Sukanta

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.