Paud Kominfo atas

Pemda Buton Kelola Potensi Alam Untuk Perbanyak Lapangan Kerja

SULTRAKINI. COM : BUTON – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Buton terus gencar mengelola potensi alamnya, yakni aspal dan pariwisata. Hal ini dilakukan, sebagai salah satu strategi untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

 

Hal ini sebagaimana diungkapkan Wakil Bupati Buton, La Bakry, bahwa Pemda saat ini bekerjasama dengan sejumlah investor dibidang produksi seperti Aspal, untuk menyerap tenaga kerja yang akhirnya dapat bermuara pada kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.

 

\”Dengan adanya kerjasama tersebut, tentu dalam pekerjaannya memproduksi aspal membutuhkan ribuan tenaga kerja. Sebab, untuk memenuhi kebutuhan aspal secara nasional, Buton akan memproduksi sekitar 1 juta lebih ton per tahun dan itu membutuhkan ribuan tenaga kerja,\” ungkap La Bakry saat dikonfirmasi melalui via telepon, Minggu (1/5/2016).

 

Tidak hanya itu, upaya lain yang dilakukan Pemda untuk membuka lapangan pekerjaan yakni dengan mempromosikan destinasi wisata yang ada. Untuk saat ini Buton sudah masuk dalam 10 daerah tujuan pengembangan destinasi wisata di Indonesia.

Selain potensi alam yang digali, pemda memberikan bantuan khususnya kepada para nelayan dan petani sesuai dengan ketersediaan anggaran khususnya untuk sektor UMKM.

 

\”Kita sudah berbuat, tapi semua itu butuh proses, tidak serta merta langsung diakomodir semua, seperti memberikan bantuan kapal atau bodi bagi nelayan dan bibit bagi petani,\” papar La Bakry.

 

Menurut orang nomor dua di Buton ini, selain ketiga hal yang dilakukan pemda untuk menciptakan lapangan kerja dibidang pertambangan, nelayan, dan bidang pertanian. Pemda akan terus berupaya melihat potensi lainnya yang ada di Kabupaten Buton.

 

\”Masih terus kita akan genjot, karena kalau mau menerima pegawai, ada aturan khusus yang mengatur itu, yaitu dipemerintah pusat, kita tidak bisa mengagkat pegawai, karena diatur disana (pusat),\” tandas La Bakry.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.