Pemda dan PPNI Konawe Kompak Programkan Satu Desa Satu Perawat

SULTRAKINI.COM:KONAWE- mengurusi persoalan kesehatan, Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe selalu punya perhatian lebih. Setelah sukses membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) modern, pemerintahan Kery Saiful Konggoasa-Parinringi, kembali menggeliat dengan program lainnya. Kali ini, Pemda dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Konawe kompak dalam program “Satu Desa Satu Perawat.”

Kery mengungkapkan, salah satu program utamanya adalah masalah kesehatan. Hal itu tertuang dalam misi pemerintahannya pada poin kelima yang berbunyi; mewujudkan kualitas kesehatan yang menyeluruh. 

“Bagaimana masyarakat bisa sekolah, bisa makan, bisa menikmati infrastruktur dan bisa sehat, itulah program utama kami,” ujar Kery, Kamis (02/02/2017).

Mantan Ketua DPRD Konawe itu mengungkapkan, tahun 2017 ini pihaknya telah mencanangkan program satu desa satu perawat. Untuk kelurahan juga sudah termasuk didalamnya. Saat ini jumlah desa di Konawe mencapai 257 desa. Sedangkan kelurahan sebanyak 57 kelurahan. Total keseluruhannya, yakni 354 desa/kelurahan. 

“Program ini akan kami maksimalkan dan tuntas tahun 2017 ini. Sehingga ketika ada warga yang butuh penanganan medis di suatu desa, dia sudah bisa langsung ditangani oleh petugas yang bekerja di sana,” jelasnya.

yamaha

Petugas perawat yang bertugas di masing-masing desa/kelurahan tidak mesti PNS. Tetapi, juga akan diperbantukan oleh para Pegawai Harian Lepas (PHL). Sedangkan honornya, Pemda sendiri telah menyiapkannya lewat Anggaran Pendapatan Belanja Asli Daerah (APBD). Program tersebut, juga sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Konawe. 

“Honornya sudah ada. Nanti secara teknis akan diberikan langsung ke kepada kepala desa lewat Alokasi Dana Desa (ADD). Jadi disitu sudah inklut nantinya. Ini dilakukan agar, birokrasi pembayaran honor tidak berbelit-belit,” terangnya.

Program tersebut, disambut baik oleh keluarga besar PPNI Konawe. Vince Sonaru selaku ketua, menyatakan PPNI siap menyukseskan program tersebut. 

”PPNI akan mengambil perannya dalam rangka ikut menyediakan SDM yang handal untuk menyukseskan program ini. Ini juga menjadi program PPNI dalam rangka memberi kontribusi nyata terhadap masyarakat untuk Konawe yang lebih baik,” pungkas wanita yang juga merupakan ibu Bupati Konawe itu.

Laporan: Mas Jaya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.