Pilkada koltim

Pemda Konawe Mulai Salurkan BLT-DD

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap I kepada warga, Selasa (19/5/2020).

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, secara simbolis menyerahkan bantuan BLT-DD kepada kepala desa serta beberapa warga yang berhak menerimanya. Penyerahan itu diikuti 31 dari 291 desa se-Konawe yang bertempat di depan Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Konawe.

“Makanya saya minta kades supaya menyalurkan dengan baik. Jangan sampai niat baik ini menemui masalah di kemudian hari, kita kawal sampai level paling terendah masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, Kery meminta agar nama-nama penerima BLT-DD tak boleh ikut menerima bantuan sosial (bansos) dalam rangka jaring pengaman sosial dimasa pandemi. Ia berpesan agar tak ada duplikasi (dobol input) di dalam pemberian bantuan itu.

“Berikan lagi ke yang lain. Jangan ada yang dobol penerimanya,” ujar Kery.

Kepala BPMD Konawe Keni Yuga Permana saat menyampaikan laporan penerima BLT-DD, Selasa (19/5/2020).(Foto: Istimewa).
Pilkada

Ditempat yang sama Kepala BPMD Konawe Keni Yuga Permana menjelaskan, penerima awal BLT-DD jumlahnya sebanyak 31 desa saja. Menyusul nantinya, 43 desa yang sudah diusulkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kendari. Keni menyebut, sampai saat ini sudah 217 dari 291 desa se-Konawe yang melaksanakan verifikasi APBDes.

“Data kami terakhir, sudah 14.670 jiwa yang masuk daftarnya berdasarkan peraturan kepala desa (perkades). Sebab, perkades itu merupakan dasar pembayaran BLT-DD bagi warga penerimanya. Dimana, perkades muncul dari hasil musyawarah desa oleh tim relawan Covid-19,” ungkapnya.

Lanjut Keni, anggaran yang disiapkan untuk menyalurkan BLT-DD di Konawe sebanyak Rp 28 M. Keni mengakui, dari segi progres, pencairan BLT-DD tahap I di Konawe sedikit dari waktu yang ditetapkan sebelumnya. Meski begitu, ia masih yakin pencairan BLT-DD tahap I di Konawe bisa tuntas dilakukan di 291 desa sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

“Nanti saya akan minta kades, semua penerima BLT itu dipampang di tempat yang mudah dilihat warga. Itu komitmen kami dalam hal transparansi penyaluran BLT-DD,” tutur Keni.

Ia menyebut pula, tujuan pusat menyalurkan dana BLT yakni untuk menumbuhkan daya beli masyarakat ditengah pandemi. Ia pun meminta, uang Rp 600 ribu yang sudah diterima warga itu jangan dibelanjakan di luar wilayah Konawe.

“Upayakan belanja di dalam desa. Supaya roda ekonomi atau perputaran uang itu ada di masyarakat desa setempat. Kalaupun tidak, bisa di desa lain yang letaknya masih satu kecamatan,” pungkasnya. (Adv)

Laporan: Ulul Azmi
Editor: Habiruddin Daen
g

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.