Pemda Konawe Tiadakan Belajar di Sekolah Hingga Mendata TKA di Morosi

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Virus Corona hingga kini masih menjadi perbincangan dunia. Terlebih Indonesia, dimana pasien corona kian meningkat dari hari ke hari. Melihat kondisi tersebut, Pemda Konawe mengeluarkan sejumlah kebijakan guna mengantisipasi wabah virus Corona.

Pemda Konawe mengeluarkan kebijakan meliburkan aktivitas belajar di sekolah dan membentuk tim pengawasan yang bertugas mendata keberadaan TKA di wilayah setempat.

“Mulai besok, TK/Paud, SD, SMP diliburkan sampai kondisi daerah dinyatakan stabil dari penyebaran virus Corona. Meski kasus Corona di Konawe belum ada, kita harus tetap antisipasi penyebaran virus Corona,” ucap Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa usai memimpin rapat bersama Forkopimda dan OPD, Senin (16/3/2020).

Pemda Konawe juga mengeluarkan instruksi kepada instansi terkait untuk membuka posko induk pengaduan dan melakukan pemasangan baliho berisi imbauan pencegahan penyebaran wabah Corona atau Covid-19.

Fortune

Sementara persoalan TKA asal China di Morosi, bupati Konawe telah membentuk tim khusus terdiri dari pihak Kejaksaan Konawe, Imigrasi dan Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi untuk mendata dan mengecek secara langsung keberadaan TKA.

“Di Morosi bukan hanya 744 TKA, tapi informasinya ribuan. Ini yang kita mau data karena di sana itu banyak yang keluar masuk sehingga potensi penyebaran virus di sana tidak bisa kita anggap remeh. Kita tidak mau menunggu laporan dari perusahaan, kita yang harus turun dan memastikan tidak ada TKA/TKL dan masyarakat sekitar yang terpapar,” jelasnya.

(Baca juga: Beredar Video TKA Tiba di Bandara Haluoleo, Kapolda Sultra: Mereka Bukan Datang dari China)

Masyarakat Konawe juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan. Sedangkan para pejabat lingkup Konawe diimbau tidak melakukan perjalanan dinas keluar daerah.

Laporan: Ulul Azmi
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.