SULTRAKINI.COM: KONAWE SELATAN - Dinas Pariwisata Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, menyatuhkan makna motif kain tenun daerah setempat dalam bentuk workshop pada Minggu, 3 Desember 2017. Workshop diikuti dari para Puutobu, Tolea, Lembaga Adat Tolaki (LAT), dan Komunitas kreatif.

Pemda Konsepkan Motif Tenun Konsel Masa Depan
Bupati Konawe Selatan, Surunuddin Dangga di workshop kain tenun Konsel, Minggu (3/12/2017). (Foto: Adrya Lusa/SULTRAKINI.COM)

Menurut Bupati Konsel, Surunuddin Danggar, motif tenun merupakan identitas kearifan lokal masyarakat yang mengandung nilai-nilai budaya.

"Tenunan khas kita juga, harus memiliki karakteristik yang menjadi alat pemersatu yang bisa dipergunakan bukan hanya tokoh lembaga adat, tapi seluruh ASN Konsel, yang bisa dipakai setiap Kamis atau hari tertentu dari pada memakai batik umum. Sehingga Konsel memiliki tenun khas tersendiri yang menjadi kebanggaan daerah kita," kata Surunuddin, Senin (4/12/2017).

Dia berharap, melalui para tokoh adat ada keputusan yang terjalin untuk memberikan sentuhan khas pada motif tenun Konsel di masa mendatang. Sebelum disempurnakan oleh desainer, agar lebih menarik dan mewakili etnis yang ada di daerah tersebut.

"Jadi suku apapun yang pakai tidak merasa canggung dan ini merupakan bagian dari persatuan kita. Apapun hasil dari pemilihan motif, Pemda Konsel siap menerima dan mewajibkan seluruh ASN untuk menggunakannya dan membantu mempublikasikan baik di media, even maupun di etalase bandara," tambah Surunuddin.


Laporan: Adryan Lusa

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations