Iklan Clarion
Festival Pesona Budaya Tua Buton

Pemda Wakatobi Akan Mutasi 47 Guru "Korban Pilkada"

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Isu seputar mutasi dan Nonjob tengah ramai dibicarakan publik Wakatobi. Tebaru, Pemda Wakatobi akan melakukan Mutasi terhadap 47 orang guru.

“Tadi saya sudah membawa 47 Surat Kerja (SK) para guru untuk diproses di Sekda Wakatobi, namun masih ada kemungkinan bertambah,” kata Sekretasis Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Wakatobi, Jalaludin saat ditemui di Sekretariat daerah.

Dijelaskannya, proses Mutasi ini dilakukan terhadap guru yang ditengarai sebagai “Korban Pilkada”. Seperti diketahui, jelang Pilkada Wakatobi Desember 2015 lalu, Pemda diduga melakukan Mutasi besar-besaran pada ratusan pegawai termasuk Guru.

Menurut Jalaluidin, 47 orang guru yang akan dimutasi tersebut, merupakan guru yang melaporkan dirinya ke Pemda sebagai korban Pilkada. Jumlah tersebut juga diketahui dapat bertambah seiring dengan banyaknya laporan yang masuk. Saat ini pihaknya masih menunggu laporan.

Diungkapkannya juga, proses Mutasi guru ini tidak berkaitan dengan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) karena kewenangan mutlak Bupati sepagai pembina kepegawaian daerah. “Ini merupakan hak mutlak Bupati karena hanya pemindahan saja. KASN tidak masuk kerana PNS fungsional, KASN hanya mengatar PNS struktural,” ungkap Jalaludin.

Dari 47 SK yang telah di usulkan di Sekda, kata Jalaludin, ada yang di pindahkan dari Tomia ke Ruduma, dari Kaledupa ke Binongko, dari Binongko ke Wanci dan ada juga dari Kaledupa ke Runduma dan masih ada lainnya yang tak bisa disebutkan satu persatu.

Dikonfirmasi atas rencana mutasi ini, Sekda Wakatobi, Sudjiton membenarkan hal tersebut. Menurutnya dalam waktu dekat akan ada mutasi guru, namun untuk kepastian pelaksanaannya, dirinya belum mengetahui.

“Ia ada, namun untuk waktu pelaksanaannya saya belum tahu. Masi banyak juga tugasnya kita yang lain, bukan hanya urus mutasi saja,” ujarnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.