Festival Pesona Budaya Tua Buton

Pemkab Bombana Harap Mahasiswa KKA UMK Beri Nilai Tambah

SULTRAKINI.COM: BOMBANA – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bombana berharap mahasiswa Kuliah Kerja Amalia dari Universitas Muhammadiyah Kendari dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Sekda Bombana, Burhanuddin. A.HS. Noy saat menyambut kedatangan mahasiswa, Kamis (14/2/2019).

Kata dia, mahasiswa KKA diharapkan mampu membawah perubahan bagi masyarakat, bagi perilaku maupun pola pikir. Artinya, mereka diharapkan bisa menerapkan ilmu yang didapatkan dengan inovasi baru di masyarakat.

“Kami berharap mereka bisa membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat Bombana. Apalagi dengan program yang sudah ditetapkan oleh UMK sesuai bidang keilmuan mereka,” katanya.

Ketua panitia KKA UMK, Edy Hamka, mengatakan KKA dilaksanakan pada dua kabupaten, yakni Bombana dan Konawe Selatan dari 15 Februari hingga 25 Maret 2019. Di Bombana mahasiswa tersebar pada 18 desa di tiga kecamatan yakni Rarowatu, Mataoleo, dan Poleang Tengah, sementara di Konsel terbagi pada empat desa, satu Namu dan tiga di Konda.

“Total mahasiswa yang melaksanakan KKA sebanyak 342 orang dengan rincian di Bombana sebanyak 249 orang dan 93 orang Konsel kurang lebih seratus orang. Dalam satu terbagi menjadi 13 dan 14 orang mahasiswa,” ungkapnya, Kamis (14/2/2019).

Edy menerangkan ada lima program utama yang ditekankan kepada mahasiswa selama KKA. Mulai dari bidang keagamaan, pendidikan, ekonomi, lingkungan dan infrastruktur. “Kami berharap lima program bisa terlaksana sesuai yang diharapkan,” ujarnya.

Rektor UMK, Muhammad Nur, mengungkapkan pihaknya berharap berharap mahasiswa dapat melaksanakan KKA sesuai yang diharapkan dalam pembekalan yang lalu. Artinya, bisa memberi kontribusi untuk kemajuan Bombana ke depan, dengan hasil yang bisa dirasakan masyarakat selama beberapa tahun ke depan.

“Kami berharap mahasiswa tetap semangat dan tulus dalam melaksanakan KKA. Kami juga berharap Pemkab bisa membina mahasiswa, utamanya dalam berinteraksi dengan masyarakat,” tutupnya.

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.