Pemkab Wakatobi Kekurangan Dokter Spesialis, RSUD Usulkan Tambahan ke Unhas

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi sangat kekurangan dokter spesialis. Tercatat hanya ada dua dokter spesialis. Untuk itu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wakatobi tengah mengupayakan tambahan lima dokter spesialis lagi di Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Saat ini, RSUD Wakatobi baru memiliki dua dokter spesialis yaitu dokter radiologi dan patologi klinis itupun hanya penunjang dari UNHAS. Sementara yang baru diusulkan kembali yaitu dokter spesialis kandungan, anak, dalam, bedah, dan  anestesi.

“Saat ini baru dua dokter spesialisnya kita, tapi kita lagi berupaya supaya ada tambahan lima dokter spesialis lagi. Jika lima dokter spesialis ini tiba kita sudah punya tujuh dokter spesialis,” kata Direktur RSUD Kabupaten Wakatobi, Munardin, Jumat (12/2/2021).

Munardin menjelaskan, sejak Tahun 2020 lalu pihaknya telah bersurat ke UNHAS untuk meminta enam dokter spesialis, namun baru dikirim satu orang yaitu patologi klinis.

“Pada 2 Desember 2020 kemarin kami sudah terima surat balasan dari UNHAS. Dan mereka bersedia untuk mengirim dokter spesialis yang kita butuhkan tapi baru dokter spesialis patologi klinis yang di kirim karena Covid-19,” terangnya

Namun sampai saat ini, pihaknya masih menunggu kesiapan dari Fakultas Kedokteran UNHAS untuk mengirim tambahan lima dokter spesialis lagi.

“Mereka harus visitasi dulu kesini, kemudian mereka akan mengirimkan lagi dokter,” paparnya.

Iapun berharap, dalam waktu dekat pihak UNHAS bisa segera mengirim dokter spesialis yang telah di minta oleh Pemda Wakatobi, karena lima dokter spesialis itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat Wakatobi.

Untuk menarik dokter spesialis untuk datang ke Wakatobi Pemda Wakatobi akan memberikan insentif sebesar Rp 50 juta perbulan.

Sebelumnya, kekurangan dokter spesialis ini juga telah disuarakan oleh DPRD Wakatobi, meminta agar Pemda segera mengusulkan untuk menambah kekurangan dokter spesialis. Pasalnya, kekurangan dokter spesialis ini menyulitkan masyarakat setempat ketika berobat.

Pasalnya, masyarakat setempat harus mendapatkan rujukan keluar daerah berobat yakni ke Kota Kendari atau Baubau. (C)

(Baca: DPRD Minta Pemda Tambah Dokter Spesialis di Wakatobi)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.