Festival Pesona Budaya Tua Buton

Pemkot Kendari Apresiasi Rumah Ekonomi Bentukan IZI

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) melalui dana zakat PT Paragon me-launching Rumah Ekonomi sebagai tempat akademi pelatihan kerajinan menjahit bagi masyarakat di Kelurahan Jati Mekar dan Kelurahan Gunung Jati, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (21/5/2019).

Rumah ekonomi program pemberdayaan masyarakat oleh IZI tersebut mendapat respon positif dari pemerintah setempat hingga Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir.

Fasilitas di Rumah Ekonomi tersedia 14 unit mesin jahit sebagai alat melatih masyarakat agar menghasilkan kerajinan tangan dan menjadi sumber pendapatan atau ekonomi bagi masyarakat setempat.

Mewakili Wali Kota Kendari, Asisten III Setda Kota Kendari, Agus Salim mengapresiasi bantuan zakat tersebut. Artinya, masyarakat diberikan ruang berekspresi untuk meningkatkan pendapatan ekonominya.

Apalagi, katanya, pemberian bantuan tepat dengan bulan suci Ramadan tentu bisa menambah semangat kita untuk berbuat lagi seperti ini di lain waktu dan tempat lainnya.

“Tentu dari program ini bisa kita mulai program-program lain, seperti pemberdayaan masyarakat miskin dan bantuan ini bisa dimanfaatkan dan dikelola dengan baik sehingga bermanfaat bagi masyarakat, itu harapan kita,” ujar mantan Kadis Perikanan Kota Kendari itu.

Ditambah lagi rumah ekonomi tersebut merupakan suatu wadah yang resmi dan legalitasnya kuat karena dari pusat langsung dan hampir ada di setiap provinsi. Ke depanya, diharapkan bisa berkembang ke level berikutnya dan bisa ada rumah-rumah ekonomi seperti itu di setiap kelurahan di Kota Kendari.

Kepala Perwakilan IZI Sultra, Ramli, mengatakan Rumah Ekonomi merupakan program ketiga pembedaannya masyarakat oleh IzI, selain pembangunan TPQ dan bantuan beasiswa di wilayah itu.

“Perlu diketahui, IZI sebagai lembaga pengumpul zakat sangat konsen dengan program pemberdayaan masyarakat, bantuan rumah ekonomi ini merupakan zakat dari PT Paragon, yang beruntung mendapatkan program ini hanya empat provinsi termasuk IZI Sultra,” jelas Ramli.

Di rumah ekonomi tersebut, masyarakat akan dibimbing atau mengikuti pelatihan tiga kali seminggu dipandu dan didampingi langsung beberapa orang yang sudah mahir di bidang menjahit.

“Saya berharap dan menitipkan pesan kepada masyarakat yang ditunjuk mengikuti pelatihan menjahit di Rumah Ekonomi, agar seluruh isi rumah ini tolong dijaga dan dirawat dengan baik supaya kita bisa gunakan secara berkelanjutan, tanggung jawab kita setelah di-launching cukup besar,” tambahnya.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.