Pemprov Sultra Salurkan Donasi untuk Masyarakat Palestina

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Sulawesi Tenggara dan Duta Palestina Universitas Halu Oleo Kendari menggelar Seminar Internasional Kepalestinaan dalam rangka Sultra’s Solidarity for Palestine di Auditorium Mokodompit UHO. Acara tersebut terkumpul sejumlah donasi dari berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sultra yang ikut menyalurkan sejumlah donasi untuk masyarakat Palestina.

“Kalau saya tidak salah sekitar Rp 50 Juta. Jumlah ini juga masih terbatas karena sumbangan-sumbangan atau infak ini berasal dari Aparatur Sipil Negara Kota Kendari. Jika ada yang ingin memberikan bantuan bisa disalurkan melalui Baznas yang ada di provinsi atau kab/kota,” jelas Kabag Keagamaan dan Tata Usaha Biro Administrasi Kesra Setda Provinsi Sultra, Musdar mewakili gubernur Sultra usai membuka acara tersebut, Sabtu (7/12/2019).

Anggaran puluhan juta rupiah tersebut secara lisan disampaikan Musdar dalam seminar internasional. Terkait penyalurannya, pihaknya belum memastikan secara jelas. Namun akan disalurkan ke warga Palestina sebagai bentuk kepedulian warga Sultra.

(Pihak redaksi mohon maaf atas kekeliruan informasi terkait sejumlah dana donasi dari Pemprov untuk warga Palestina. Klarifikasi informasi tersebut, yakni puluhan juta rupiah dana donasi dari Pemprov Sultra akan disalurkan kepada warga Palestina. Bukan disalurkan di hari yang sama pelaksanaan seminar internasional di UHO tersebut).

Acara yang mengusung tema “Dari Sultra Untuk Palestina” ini menghadirkan Ulama Palestina Mohammed F. H. Alghoul Nawal, ustad Muqodam Cholil sebagai Penasehat KNRP pusat, Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli muda pada Kanwil Kemenkumham Sultra Abdi Tonglo sebagai pemateri, serta Ketua KNRP Sultra, Sellvy Marlina.

Selain Pemprov, sumber donasi peduli Palestina juga datang dari peserta seminar lewat lelang syal Palestina yang total jumlah donasi terkumpul jutaan rupiah.

“Syal itu bukan untuk diperjualbelikan, namun hanya kenang-kenangan yang diberikan kepada orang yang siap berdonasi untuk Palestin. Pada lelang tadi, kami buka sepuluh syal dengan harga Rp 500 ribu/syalnya, tetapi hanya dua terjual jadi terkumpul satu juta rupiah. Kemudian jumlah terkumpulnya donasi dari peserta sekitar satu juta lebih,” jelas Penanggung Jawab Seminar Internasional, Arta Rini Oktaviani kepada Sultrakini.com.

Di acara ini, selain bersonasi, peserta juga diberikan kabar terkini mengenai kondisi Palestina, termasuk masyarakatnya.

Laporan: Rohiyani
Editor: Sarini Ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.