Paud pemprov atas

Pemprov Sultra Upayakan Bantu Korban Bentrok di Buteng

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan akan membantu korban akibat bentrok antarwarga di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.

Informasi dihimpun Sultrakini.com, dampak bentrok antarwarga di Buteng berimbas pada pembakaran 25 rumah, satu bangunan ruko, satu bengkel, serta meninggalnya satu orang warga.

Ali Mazi mengatakan, bantuan kepada korban akan dibahas setelah penyerahan daftar isian penyelenggara anggaran (DIPA).

“Nanti setelah penyerahan DIPA hari ini, baru saya akan membahas bersama pihak terkait untuk mencari solusi 25 rumah yang terbakar. Apakah kita berikan bantuan atau bagaimana, nanti setelah penyerahan DIPA,” ujarnya, Jumat (29/11/2019).

Meski kondisi di lokasi pertikaian saat ini dinilai kondusif dan dijaga oleh aparat keamanan, gubernur Sultra meminta masyarakat untuk hidup rukun dan menjaga perdamaian sehingga tidak ada lagi kekacauan.

“Pasca kejadian itu Polda Sultra langsung berada di tengah-tengah masyarakat, dan melaporkan bahwa tidak ada pertikaian lagi. Alhamdulillah hari ini berangsur-angsur (aman). Mudah–mudahan sudah dalam situasi terkendali. Marilah kita ciptakan harmonisasi, kedamaian, dan jagalah persatuan kita sehingga dalam menjalankan roda pemerintah dalam keadaan aman,” ucapnya.

Beberapa hari terakhir sejumlah warga Dusun Potoa Desa Wadiabero, Kecamatan Gu dengan warga Kelurahan Tolandona, Kecamatan Sangiawambulu, Kabupaten Buton terjadi bentrok, tepatnya pada 26 November 2019. Insiden ini berdampak pada kerugian materiil seperti kebakaran rumah, sejumlah unit kendaraan bahkan satu orang warga meninggal.

(Baca: Dampak Bentrok: Kapolda Sultra Merapat ke Buteng, Pemda Susun Perda Miras)

Laporan: La Niati
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.