SULTRAKINI.COM: KONAWE SELATAN - Sejumlah pemuda di Kabupaten Konawe Selatan mendapat pelatihan bidang pertanian yang diselenggarai oleh Dewan koordinasi Nasional Gerakan Muda Desa Nusantara (Gema Desantara), Senin (30/10/2017). Mengangkat tema mendorong peran pemuda dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan dengan pengembangan pertanian organik berbasis kearifan lokal, pemuda Konsel diharapkan menjadi ujung tombak pembangunan daerah kedepannya.

Pemuda Konsel Dibutuhkan Topang Pertanian Daerah
Wakil Bupati Konawe Selatan, Arsalim Arifin di Kegiatan pelatihan oleh Gema Desantara. (Foto: Adryan Lusa/SULTRAKINI.COM)

Bertempat di Desa Lambandia, Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konsel, para peserta diberikan kesadaran akan potensi pertanian daerah dan mendorong mereka meningkatkan sektor tersebut.

"Kita bisa berpenghasilan melebihi PNS, dan seperti pengusaha. kebetulan daerah Konawe Selatan ini, wilayahnya sangat cocok dibidang pertanian dan sudah banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Kita harapkan pemuda bisa juga bertani, jangan orang tua kita saja. Karena kelak kita yang harus berperan menggantikan mereka dan itu tantangan bagi para pemuda," ucap Ketua Gema Desantara Konsel, Jaelani.

Pelatihan tersebut juga mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Koanwe Selatan, Arsalim Arifin. Kata dia, mayoritas pemuda memilih ke kota untuk mengembangkan sektor tersebut. Dampaknya, pertanian di daerah kurang terurusi dan ditakutkan bisa berimbas pada krisis pangan di masa mendatang. Dia berharap, para pemuda Konsel bisa mengembangkan pertanian daerah menjasi swasembada pangan.

"Padahal daerah kita disebut juga daerah agraris, tapi fungsi dan hasil pertanian kita menurun. Jadi diharapkan, ini bisa merangsang para pemuda untuk meningkatkan pembangunan di bidang pertanian," kata Arsalim.


Laporan: Adryan Lusa

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations